Situbondo Salah Satu Sentra Rumput Laut di Indonesia

  • 30 Mei 2026 17:02 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Komisaris PT Budaya Tampora, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Liauw Willy Wijaya menyatakan bahwa Situbondo merupakan salah satu sentra rumput laut di Indonesia.

"Ada enam perusahaan asing yang bergerak di bidang rumput laut di Situbondo, termasuk milik saya sendiri," ujarnya kepada RRI, Sabtu, 30 Mei 2026.

Ada lima perusahaan yang bekerja di bidang produksi rumput laut di antaranya, PT Hongxin Algae Internasional, PT Yuxing Algae Internasional, PT Fuyuan Biologi Teknologi, PT Nutriental dan PT Green Fress.

"Situbondo punya tenaga kerja yang mumpuni. Sudah ada ribuan warga lokal yang bekerja di lima perusahaan asing itu. Masyarakatnya baik, meskipun kadang dari luar terlihat keras," ucap Willy.

Liauw Willy Wijaya mengaku bahwa Situbondo punya potensi perikanan, kelautan, dan pelabuhan yang luar biasa. Itulah alasan ia membawa investor penanaman modal asing (PMA) ke Situbondo.

"Lima perusahaan rumput laut yang ada di Situbondo ini, yang kemudian menjadikan Situbondo sebagai pusat atau sentra produksi rumput laut terbesar di Indonesia," ucapnya.

Bahan baku rumput laut didatangkan dari seluruh Indonesia, di antaranya dari Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Makassar, dan daerah lainnya.

"Produksinya di Situbondo, sedangkan bahan baku mendatangkan dari berbagai daerah di Indonesia," ucapnya.

Ia berharap, pemerintah daerah terus melindungi investor penanaman modal asing dari gangguan keamanan dan kenyamanan yang ditimbulkan oleh oknum LSM yang melakukan intimidasi terhadap investor.

"Saya berharap kepada pemerintah daerah agar investor tidak diganggu oleh oknum LSM. Kalau soal perizinan sudah sangat mudah sekali, terima kasih kepada Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo yang telah memberikan kemudahan," bebernya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....