Kopi hingga JFC, Wings Air Optimistis Rute Jember-Surabaya Ramai Penumpang

  • 29 Mei 2026 03:27 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Wings Air optimistis rute penerbangan Surabaya–Jember yang mulai beroperasi kembali pada 1 Juni 2026 akan mendapat respons positif dari masyarakat.

Ini seiring meningkatnya aktivitas ekonomi, pariwisata, dan pendidikan, Jember dinilai berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Jawa Timur.

Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan kebutuhan konektivitas udara ke Jember meningkat seiring berkembangnya sektor agribisnis, perdagangan, pendidikan, dan pariwisata.

“Jember memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Aktivitas bisnis, perdagangan, pendidikan, hingga sektor pariwisata terus tumbuh dari tahun ke tahun,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Selain dikenal sebagai daerah agribisnis, Jember juga memiliki sejumlah komoditas unggulan yang telah menembus pasar ekspor internasional, seperti kopi, tembakau, kakao, hingga edamame.

Produksi kopi Jember dalam beberapa tahun terakhir disebut mengalami peningkatan signifikan dan kini mulai dipasarkan hingga ke Mesir dan sejumlah negara lainnya.

“Pada 2023, produksi kopi tercatat sekitar 4.477 ton, meningkat menjadi 11.700 ton pada 2024, dan kembali melonjak hingga mencapai sekitar 15 ribu ton pada 2025,” ujarnya.

Selain kopi, Jember juga memiliki reputasi sebagai sentra tembakau dan cerutu premium Indonesia. Industri cerutu lokal mampu memproduksi sekitar 3.000 hingga 4.000 batang per hari.

Jumlah tersebut untuk memenuhi permintaan pasar ekspor ke Amerika, Asia, dan Eropa. Di sektor agribisnis modern, komoditas edamame turut menjadi andalan daerah yang dipasarkan melalui industri pengolahan lokal menuju berbagai negara.

Di sektor pariwisata, agenda internasional Jember Fashion Carnaval juga dinilai menjadi salah satu magnet kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Jember.

“Keindahan pantai selatan, kawasan pegunungan, hingga kekayaan budaya Pendalungan menambah daya tarik Jember sebagai destinasi unggulan di Jawa Timur,” katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Jember pada 2025 tercatat mencapai 5,47 persen dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto sebesar Rp110,98 triliun.

Sementara realisasi investasi daerah pada tahun yang sama mencapai Rp2,57 triliun atau meningkat sekitar 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan ini mendorong peningkatan aktivitas perdagangan, distribusi logistik, jasa transportasi, hingga perjalanan bisnis antardaerah. Ini yang membuat kebutuhan akses transportasi udara menuju Jember semakin tinggi,” katanya.

Adapun penerbangan Wings Air rute Surabaya–Jember akan beroperasi setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Penerbangan IW-1898 dari Surabaya pukul 09.00 WIB dan tiba di Jember pukul 10.05 WIB.

“Sementara penerbangan IW-1899 dari Jember menuju Surabaya berangkat pukul 10.30 WIB dan tiba pukul 11.20 WIB, menggunakan ATR-72 dan berkapasitas 72 penumpang,” tambahnya.

Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, mengatakan kehadiran kembali penerbangan Wings Air akan memperkuat akses masyarakat menuju berbagai kota besar di Indonesia.

Menurutnya, konektivitas udara juga akan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di Jember serta kawasan Tapal Kuda.

“Melalui konektivitas dari Surabaya sebagai hub utama Lion Group, masyarakat Jember kini semakin mudah melanjutkan perjalanan ke berbagai kota seperti Jakarta, Batam, Pekanbaru,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....