Sosok Pakde Bagio, Konsisten Mewujudkan Lansia Samatif Jember
- 28 Mei 2026 05:50 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember: Di tengah perhatian masyarakat terhadap peningkatan kualitas hidup lanjut usia, sosok teladan Imam Soebagio atau yang akrab disapa Pakde Bagio menjadi salah satu figur yang konsisten mendedikasikan hidupnya bagi para lansia di Kabupaten Jember. Pria asli Jember, 12 Februari 1946 ini dikenal luas sebagai pensiunan Kepala Humas Universitas Jember yang dekat dengan sivitas akademika maupun kalangan media massa selama masa pengabdiannya hingga pensiun pada 1 Maret 2002. Namun bagi Pakde Bagio, masa pensiun bukan akhir pengabdian, melainkan awal untuk terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat yang tak pernah surut, Pakde Bagio aktif mendorong terciptanya lansia yang sehat, produktif, mandiri, dan tetap berdaya di tengah kehidupan sosial. Beliau tercatat aktif di berbagai organisasi dan komunitas lansia di Jember, di antaranya sebagai Sekretaris Komda Lansia Kabupaten Jember, Wakil Ketua PWRI Kabupaten Jember, Sekretaris Perwakilan Yayasan Gerontologi Abiyoso Kabupaten Jember, Sekretaris Forum Komunikasi Karang Werda Kabupaten Jember, hingga pengasuh Komunitas Sehat Universitas Jember. Tak hanya itu, ia juga terus membimbing praktik kewirausahaan bagi para lansia serta memimpin buletin Gema Lansia sebagai media edukasi dan komunikasi bagi warga lanjut usia.

Dedikasi Pakde Bagio terlihat nyata melalui berbagai kegiatan besar yang berhasil digagasnya. Ia menjadi pemrakarsa sekaligus pelaksana kegiatan Senam Seribu Lansia tahun 2011 di GOR Jember, Senam Seribu Lansia 2012 di Universitas Muhammadiyah Jember, Senam Dua Ribu Lansia tahun 2013 di Universitas Jember, hingga Senam Tiga Ribu Lansia tahun 2014 di Alun-Alun Jember. Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat hidup sehat bagi para lansia sekaligus mempererat kebersamaan antar komunitas lanjut usia di Kabupaten Jember. Semangat itu kembali terlihat dalam puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28 tahun 2024 yang digelar di halaman Gedung Serba Guna Kaliwates Jember dan diikuti sekitar 3.500 lansia dari 202 Karang Werda se-Kabupaten Jember serta organisasi pensiunan dan veteran.

Istri tercintanya, ibu Zaenab yang biasa disapa Budhe Bagio turut aktif pula dalam berbagai kegiatan untuk lansia, sebagai instruktur senam Lansia. Dengan ceria dan penuh semangat beliau selalu mendampingi pakde Bagio dalam berbagai kegiatannya. Sebagai Pengasuh Workshop Karang Werda, Pakde Bagio suatu ketika saat berkunjung ke RRI Jember menjelaskan, sedikitnya lima nomor senam yan sering ditampilkan, di antaranya Senam Peregangan, Senam Jember Keren, Poco-Poco GWR, Senam Prau Layar, Senam Diabet Seri 3, hingga senam rancak Ikan Dalam Kolam.
Tidak berhenti di situ, Pakde Bagio secara rutin mengisi acara Kita Setara (yang kini berganti nama menjadi Indonesia Cerdas dan Ruang Inklusi) sebagai narasumber tetap di Programa 1 RRI Jember setiap satu bulan sekali. Edukasi untuk mewujudkan lansia samatif terus digaungkan lewat RRI. Melalui kiprahnya, Pakde Bagio tidak hanya menjadi penggerak komunitas lansia, tetapi juga simbol bahwa usia lanjut tetap dapat menjadi masa yang sehat, aktif, produktif, dan penuh manfaat bagi sesama.
Tanggal 8 Mei 2026 menjadi tanggal bermakna bagi seluruh lansia di Jember dan Jawa Timur, karena Pakde Bagio menghembuskan nafas terakhirnya, kembali ke pangkuan Sang Pencipta. Selamat jalan Pakde Bagio yang cerdas, ceria, aktif, produktif dan selalu menebar kemanfaatan bagi sesama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....