Iduladha, Pengguna Transportasi Kereta Api Daop 9 Tinggi

  • 27 Mei 2026 19:05 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Mobilitas masyarakat menggunakan transportasi kereta api di wilayah Daop 9 Jember relatif tinggi pada Hari Raya Idul Adha 1447 H, Rabu, 27 Mei 2026.

Hingga pukul 10:00 Wib tercatat sebanyak 17.454 penumpang memadati stasiun di wilayah Daop 9 Jember, terdiri dari 8.503 keberangkatan penumpang dan 8.951 kedatangan penumpang.

Tingginya mobilitas tersebut tak lepas dari tren penumpang sehari sebelumnya, Selasa, 26 Mei 2026, keberangkatan penumpang mencapai 11.924 orang dan kedatangan penumpang sebanyak 12.869 orang.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Hal ini terlihat dari antusiasme penumpang kereta api.

“Mobilitas penumpang pada hari Iduladha relatif ramai, keberangkatan maupun kedatangan. Ini menunjukkan kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan masyarakat untuk bersilaturahmi maupun berlibur,” terang Cahyo.

Untuk keberangkatan hari ini, KA Sangkuriang relasi Ketapang – Bandung menjadi kereta api jarak jauh komersial dengan okupansi tinggi. Sedangkan pada layanan PSO jarak jauh, KA Sri Tanjung relasi Ketapang – Lempuyangan menjadi salah satu favorit masyarakat dengan tingkat okupansi yang juga tinggi.

"Tren mobilitas penumpang didominasi penumpang dinamis yang melakukan perjalanan secara parsial, naik maupun turun di stasiun antara," ucapnya.

Meski antusiasme penumpang luar biasa, masyarakat masih berkesempatan untuk melakukan perjalanan, karena hingga saat ini masih tersedia 1.033 tempat duduk yang dapat dipesan.

"Kami mengimbau masyarakat agar melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya untuk menghindari kehabisan tiket," ungkapnya.

Selain itu, pelanggan juga diingatkan untuk datang lebih awal ke stasiun, menjaga barang bawaan, serta mematuhi aturan keselamatan dan arahan petugas demi perjalanan yang aman dan nyaman.

"Datang lebih awal itu lebih baik untuk mengantisipasi agar tidak tertinggal kereta," tegas Cahyo Widiantoro.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....