Sambut WHO 2026, MUI Banyuwangi Cetak Juru Sembelih Halal
- 24 Mei 2026 16:54 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Majelis Ulama Indonesia Banyuwangi mulai menyiapkan sumber daya juru sembelih halal (Juleha) untuk mendukung penerapan program Wajib Halal Oktober (WHO) 2026. Langkah itu diwujudkan melalui pelatihan Juleha yang digelar di Aula Dispendik Banyuwangi, Jumat, 22 Mei 2026.
Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan tersebut dengan materi seputar tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam hingga standar teknis penyembelihan halal.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Banyuwangi, KH Sunandi Zubaidi mengatakan pelatihan digelar sebagai upaya memperkuat jaminan halal produk pangan di tengah masyarakat.
“Kemungkinan hewan yang halal bisa menjadi haram itu sangat besar apabila proses penyembelihannya tidak sesuai syariat. Karena itu perlu adanya sertifikasi halal maupun Juleha,” ujar Sunandi, Minggu 24 Mei 2026.
Menurutnya, program Wajib Halal Oktober 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal, khususnya makanan berbahan hewani. Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapat pembekalan dari sejumlah narasumber bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“MUI memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memastikan produk makanan yang beredar benar-benar halal,” kata Sunandi.
Materi yang diberikan meliputi Nomor Kontrol Veteriner (NKV), standar penyembelihan syar’i, teknik penggunaan pisau, hingga praktik penyembelihan halal yang benar.
Ketua Komisi Pengkajian dan Sertifikasi Produk Halal Majelis Ulama Indonesia Banyuwangi, Dr Nur Anim Jauhariyah menjelaskan sertifikat pelatihan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengurusan sertifikasi halal di Rumah Potong Hewan (RPH) maupun Rumah Potong Unggas (RPU).
“Sertifikat hasil pelatihan ini memenuhi standar sebagai instrumen pengurusan sertifikasi halal bagi RPH maupun RPU sehingga lulusannya bisa terserap industri,” ujar Anim.
Selain mendukung program halal nasional, pelatihan tersebut juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga juru sembelih halal menjelang Hari Raya Iduladha.
Permintaan tenaga penyembelih bersertifikat biasanya meningkat saat momentum pemotongan hewan kurban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....