Sekolah Rakyat Jember Tak Hanya Didik Anak, Orang Tua juga Diberdayakan

  • 23 Mei 2026 06:53 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Jember tidak hanya membantu pendidikan anak dari keluarga kurang mampu. Tapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi orang tua siswa.

Salah satu wali murid, Naning Widyowati mengaku awalnya tidak pernah merencanakan putrinya bersekolah di Sekolah Rakyat.

Ia pertama kali mengetahui program tersebut setelah mendapat informasi dari perangkat desa, bahwa salah satu anaknya terdata sebagai calon siswa.

Awalnya, anak bungsunya yang masih duduk di kelas satu SD yang terdata masuk Sekolah Rakyat.

Namun karena dinilai masih terlalu kecil untuk tinggal di asrama, Naning akhirnya menggantinya dengan sang kakak, Halimah Caraisa Humairoh atau Caca.

“Awalnya saya tahu dari telepon perangkat desa kalau salah satu putri saya terdata masuk Sekolah Rakyat,” ujarnya dalam dialog luar studio RRI Jember, Jumat (22/5/2026).

Caca mulai tinggal di asrama sejak Agustus 2025. Pada awalnya, ia sempat beberapa kali ingin pulang karena belum terbiasa dengan kehidupan asrama yang penuh aturan.

Namun seiring waktu, Naning melihat perubahan besar pada putrinya yang kini lebih disiplin dan mandiri.

“Sekarang lebih disiplin dan lebih bertanggung jawab kepada dirinya sendiri,” katanya.

Menurut Naning, program Sekolah Rakyat sangat membantu kondisi ekonomi keluarga karena seluruh kebutuhan pendidikan anak dipenuhi pemerintah.

Mulai dari seragam, perlengkapan sekolah, makanan bergizi hingga laptop belajar. Bahkan saat Idulfitri, para siswa juga mendapatkan mukena lengkap dengan sajadah, baju, dan sandal.

“Kita orang tua tidak keluar uang sepeser pun, malah anak-anak mendapatkan apa yang belum bisa kami berikan,” ujarnya.

Tak hanya itu, keluarga penerima manfaat juga mendapatkan bantuan pemberdayaan ekonomi.

Naning yang sehari-hari menerima jasa permak pakaian memperoleh bantuan modal usaha berupa mesin jahit dan mesin obras.

“Alhamdulillah sangat membantu sekali untuk menambah penghasilan keluarga. Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dengan adanya program ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Jember, Kartika Sari Dewi mengatakan program Sekolah Rakyat memang dirancang tidak hanya fokus pada pendidikan anak, tetapi juga penguatan ekonomi keluarga siswa.

“Harapannya anak bisa memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan, sementara orang tua dibantu lewat modal usaha,” ujarnya.

Menurut Kartika, bantuan yang diberikan kepada orang tua disesuaikan dengan kebutuhan dan latar belakang usaha masing-masing keluarga.

Selain bantuan usaha, pendamping sosial juga membantu keluarga siswa dalam berbagai program sosial lainnya.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jember, Moh Irfan Pratama mengatakan program Sekolah Rakyat dirancang menyentuh aspek pendidikan sekaligus kondisi sosial ekonomi keluarga secara menyeluruh.

“Menjaring calon siswa ini otomatis berdekatan ke keluarga. Nanti ya macam-macam sih cara pendamping sosial untuk menyampaikannya,” kata dia.

Bagi Naning, perubahan terbesar kini bukan hanya soal bantuan yang diterima keluarga, tetapi melihat putrinya mulai memiliki mimpi lebih besar.

“Dulu mungkin hanya ikut lomba tingkat kecamatan. Sekarang sudah ikut seleksi jambore tingkat kabupaten. Saya tidak menyangka,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....