Edukasi Sampah Dinilai Tak Cukup Tanpa Sanksi Tegas
- 19 Mei 2026 21:33 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Komunitas lingkungan dinilai memiliki peran penting dalam membantu mengurangi beban sampah di Kabupaten Jember, terutama dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah mandiri.
Hal itu disampaikan pegiat lingkungan yaitu Koordinator Tim WCDI Jember, Putut Catur Sulistiyono, saat dialog di studio RRI, pada Senin (18/5/2026).
Menurutnya, pemerintah tidak mungkin menjangkau seluruh masyarakat secara langsung dalam upaya edukasi pengelolaan sampah.
“Tugas komunitas adalah menyuarakan apa yang menjadi kepentingan pemerintah. Jadi kita mengedukasi masyarakat bagaimana mengelola sampah yang baik,” ujarnya.
Putut menjelaskan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Jember sejauh ini masih didominasi pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah unit (BSU).
Namun, ia menilai pengelolaan sampah berbasis teknologi di tingkat wilayah maupun desa masih belum berkembang.
“Harapannya minimal satu desa memiliki satu teknologi pengelolaan sampah,” katanya.
Selain itu, Putut menilai rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah juga dipengaruhi belum optimalnya penerapan sanksi terhadap pelanggaran pengelolaan sampah.
“Selama ini masyarakat masih berpikir nanti juga ada petugas yang membersihkan. Pola pikir seperti ini yang ingin kami ubah,” ujarnya.
Sementara itu, Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda DLH Jember, Mentik Diyah Andayani, mengatakan aturan terkait sanksi pengelolaan sampah sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 2 Tahun 2023.
Namun menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah penerapan aturan tersebut di lapangan.
Mentik menilai kebijakan pengelolaan sampah mandiri melalui Surat Edaran Bupati Jember justru mulai mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha dan instansi pemerintah.
“Setelah SE diberlakukan per 1 Mei, banyak yang telepon menanyakan bagaimana pengelolaan sampah mereka,” katanya.
DLH Jember, lanjut Mentik, juga berencana memperkuat edukasi pengelolaan sampah melalui kerja sama dengan komunitas lingkungan, RT/RW, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....