RSUD Koesnadi Tegaskan Rekrutmen Nakes Transparan dan Akuntabel
- 11 Mei 2026 19:56 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - RSUD dr. Koesnadi Bondowoso tegaskan bahwa proses rekrutmen tenaga kesehatan non ASN di rumah sakitnya dilakukan secara transparan dan akuntabel. Ketegasan ini disampaikan oleh Direktur RSUD dr. Koesnadi, dr. Yus Priatna pada awak media Senin (11/5/2026).
Ia mengatakan tidak ditampilkan nilai sebenarnya merupakan kebijakan panitia untuk mempercepat proses. Walaupun sebetulnya nilai dari peserta itu ada, terlebih memang ujiannya dilakukan dengan CAT komputer. Sehingga peserta bisa langsung tahu nilai tersebut.
Begitu pun dugaan perubahan nilai, Yus justru mempertanyakan bagaimana cara mengubah nilai. Karena menggunakan komputer.
"Jadi begitu dia selesai mengerjakan pesertanya sendiri tahu nilainya," ujarnya.
Begitu pun alasan tak menggunakan sistem gugur, karena pihaknya ingin menjaring calon pegawai terbaik. Jangan sampai ada peserta yang nilainya belum baik di tes awal. Ternyata nilai wawancara, skill test, psiko testnya bagus. Sehingga, diambil angka akhirnya.
"Kalau kita gunakan sistem gugur, takutnya nanti yang kita terima yang tidak terbaik," ujarnya.
Dia menegaskan proses rekrutmen juga bebas biaya. Karena itulah, pihaknya menampik adanya informasi peserta titipan.
"Tidak ada (titipan, red)," ujarnya.
Karena itulah, kata Yus pihaknya siap jika hendak dilakukan audit oleh Inspektorat dalam proses rekrutmen ini. Begitu pun jika harus dilakukan rekrutmen ulang, namun itu pun harus dari pemeriksaan dan terbukti ada permainan.
Kalau tidak terbukti, tidak bisa dibatalkan. Nanti bisa berhadapan dengan mereka yang sudah lulus.
"Kalaupun sampeyan tidak percaya, mau apa, ya silahkan diaudit oleh Inspektorat," terangnya.
Perihal pernyataan dokter spesialis Yusdeni Lanasakti, menurutnya kemungkinan kurang tabayyun pada panitia.
Hanya saja, pihaknya tak bisa melarang pernyataan itu karena sekarang jaman kebebasan berekspresi dan berpendapat.
"Belum tabayyun mungkin panitia," urainya.
Sebelum ini, dia mengatakan bahwa legislatif khususnya Komisi IV dan Ketua DPRD sudah meminta penjelasan padanya.
"Iya komisi IV dan Pak Ketua, intinya transparansi," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....