Dinsos Tekankan Sertifikasi Pengasuh Daycare

  • 07 Mei 2026 19:17 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso menekankan pentingnya sertifikasi dan evaluasi psikologis bagi pengasuh daycare atau tempat penitipan anak di Bondowoso.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso, dr. Mohammad Imron, usai melakukan monitoring bersama Unit PPA Polres Bondowoso terhadap sejumlah daycare, Kamis (7/5/2026).

Menurut Imron, keterampilan pengasuh anak memang penting, namun kondisi psikologis pengasuh juga harus menjadi perhatian utama agar tidak muncul perilaku tempramental yang berpotensi membahayakan anak.

“Minimal secara psikologis ada evaluasi, karena kalau keterampilan pengasuh masih bisa dipelajari. Tapi kalau psikologis kita harus hati-hati,” kata Imron.

Ia menjelaskan, hasil asesmen sementara menunjukkan seluruh daycare di Bondowoso telah memenuhi syarat operasional, baik dari sisi sarana prasarana maupun kesiapan pengasuh.

Meski demikian, pihaknya tetap memberikan sejumlah catatan evaluasi kepada pengelola daycare. Salah satunya terkait percepatan pengurusan izin operasional bagi tempat penitipan anak yang masih dalam proses pengajuan maupun perpanjangan izin.

Selain itu, pengelola juga diminta segera memperbaiki atau mengganti sarana dan prasarana yang dinilai kurang memenuhi standar.

“Yang tak kalah penting agar para pengasuh punya sertifikasi sebagai pengasuh bayi atau anak-anak,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinsos P3AKB Bondowoso, saat ini terdapat empat daycare yang beroperasi di Bondowoso dengan jumlah total lebih dari 120 anak asuh dan 25 pengasuh.

Keempat daycare tersebut yakni TPA Ya Bunayya Bondowoso, TPA Kasih Ibu Bondowoso, TPA Insan Cendikia Bondowoso, dan TPA Widya Mandala Bondowoso.

Imron memastikan hingga saat ini tidak pernah terjadi kasus kekerasan anak di daycare Bondowoso seperti yang terjadi di Yogyakarta. Namun demikian, pengawasan tetap akan dilakukan secara berkala.

“Kita juga sampaikan kepada pengelola daycare, agar evaluasi ini ditindaklanjuti agar para pengasuh memiliki kemampuan di situ,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....