Berburu Kursi Bus Si Cinta, Wisata Gratis yang Jadi Rebutan

  • 07 Mei 2026 01:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Akhir pekan di Jember kini punya cerita baru. Bukan sekadar jalan-jalan, tapi berburu kursi di Bus Si Cinta, program wisata gratis yang hampir selalu penuh setiap kali berangkat.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pariwisata Disporabudpar Jember, Yunita Maharani, Rabu (6/5/2026). Ia menyebut, tingginya minat masyarakat membuat kuota cepat habis setiap pekan.

Program yang digagas Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember ini menawarkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata tanpa biaya transportasi.

Cukup mendaftar secara daring, masyarakat sudah bisa ikut menikmati wisata desa, pertunjukan budaya, hingga kunjungan ke sentra UMKM.

“Hampir setiap keberangkatan selalu penuh, bahkan banyak yang harus inden. Kalau belum dapat, bisa daftar lagi lewat sistem online,” ujarnya.

Dalam satu kali perjalanan, Disporabudpar menyiapkan dua bus dengan kapasitas sekitar 20–25 orang per unit.

Program ini dijalankan rutin setiap Sabtu dan Minggu, dengan titik keberangkatan di depan kantor Pemkab Jember.

Meski gratis, pengalaman yang ditawarkan tidak sederhana. Peserta diajak mengunjungi desa wisata yang selama ini belum banyak dikenal.

Di Desa Andongrejo, misalnya, pengunjung disambut tari tradisional, mencicipi kuliner khas, hingga belajar mengolah minuman herbal.

Tak hanya itu, perjalanan juga dirancang untuk mendukung pelaku usaha lokal. Setiap rute biasanya disisipkan kunjungan ke sentra oleh-oleh atau produk UMKM.

“Sehingga tempat wisata itu tidak hanya dinikmati, tetapi juga bisa memberi dampak ekonomi,” ujarnya.

Program ini terbuka untuk siapa saja, tidak terbatas warga Jember. Namun, peserta yang ikut selama ini didominasi komunitas, mulai dari ibu-ibu pengajian, kelompok senam, hingga pelajar.

Yunita menambahkan, rute perjalanan memang telah disiapkan. Namun tetap membuka ruang fleksibilitas, jika ada permintaan dari masyarakat.

“Kalau ada usulan tujuan, bisa disampaikan. Kami upayakan fleksibel agar program ini benar-benar bermanfaat,” katanya.

Melihat tingginya antusiasme, Disporabudpar berencana mengembangkan program ini ke depan, termasuk kemungkinan penambahan hari operasional di luar akhir pekan.

Di tengah meningkatnya minat wisata lokal, Bus Si Cinta menjadi bukti bahwa akses yang mudah dan gratis mampu mendorong masyarakat lebih dekat dengan potensi daerahnya sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....