Pupuk Subsidi di Situbondo Terserap Normal
- 05 Mei 2026 12:00 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Pupuk subsidi jenis urea di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, alokasi 2026 sudah terserap 23,26 persen per Januari hingga Maret 2026, dari alokasi 31.442 ton dalam setahun.
"Untuk urea mulai Januari sampai Maret 2026 sudah terserap 23,26 persen atau setara dengan 1.971 ton lebih," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Situbondo, Qurrotul Aini, Selasa, 5 Mei 2026.
Selain urea, pupuk jenis NPK juga terserap sebesar 26,22 persen atau setara dengan 1.824 ton lebih. Sedangkan Organik terserap 10,64 persen atau 13.533 ton, dan ZA terserap 7,50 persen atau sebanyak 55 ton.
"Serapan pupuk dari awal Januari sampai akhir Maret 2026 terpantau normal, meskipun ada pupuk organik yang mengalami peningkatan serapan," bebernya.
Qurrotul Aini menyebut alokasi pupuk subsidi tahun ini di antaranya, urea sebanyak 31.442 ton, NPK 26.990 ton, pupuk organik sebesar 219 ton dan ZA sebesar 289 ton.
"Kita targetkan, alokasi pupuk subsidi tahun ini terserap maksimal atau terserap 100 persen," bebernya.
Informasi dihimpun RRI, tahun ini Pemkab Situbondo menargetkan perluasan lahan tanam padi menjadi 65.133 hektare, untuk mendukung swasembada pangan. Luasan itu mencakup optimalisasi lahan non-produktif yang diproyeksikan menjadi lahan produktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....