Pemkab Jember Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

  • 01 Mei 2026 20:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat upaya perlindungan bagi pekerja migran asal daerah melalui sinergi dengan pemerintah pusat.

Ini ditunjukkan melalui koordinasi yang dilakukan Bupati Jember, Muhammad Fawait, dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Jakarta, pada 29 April 2026.

Langkah tersebut dilakukan dalam rangka menyelaraskan program perlindungan dan peningkatan kualitas tenaga kerja migran.

Fokus utama dalam koordinasi tersebut adalah memastikan pekerja migran asal Jember mendapatkan perlindungan maksimal, mulai dari proses keberangkatan hingga saat bekerja di luar negeri.

Pemkab Jember saat ini juga telah mengintegrasikan layanan administrasi pekerja migran melalui Mal Pelayanan Publik, guna mempermudah akses layanan bagi calon pekerja migran.

Selain itu, pemerintah daerah tengah mengupayakan pembentukan Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Jember sebagai penguatan layanan di tingkat daerah.

“Kami hadir di Kementerian untuk memperkuat sinergi pelindungan warga kami. Sembari menunggu persetujuan dari MenPANRB terkait pembentukan P4MI,” kata dia, Jumat (1/5/2026).

“Kemudian layanan bagi rekan-rekan PMI saat ini sudah bisa diakses secara terpadu melalui MPP," tambahnya.

Tak hanya itu, Pemkab Jember juga menyiapkan program pelatihan bagi seribu calon pekerja migran untuk meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja global.

Menyadari pentingnya keahlian sebelum keberangkatan, Fawait juga mengumumkan program strategis berupa pelatihan bagi 1.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

“Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Jember, KP2MI, dan Kemenaker yang akan diselaraskan dengan Program Magang Nasional," katanya.

Program tersebut diharapkan mampu menekan risiko kerja serta meningkatkan daya saing tenaga kerja asal Jember di luar negeri.

Pemkab Jember menilai, pekerja migran memiliki peran strategis sebagai penyumbang devisa sekaligus bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di daerah.

"Kami ingin memastikan setiap putra-putri Jember berangkat dengan bekal terbaik. Dengan kompetensi yang mumpuni, risiko kerja bisa kita tekan sekecil mungkin,” kata dia.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah berkomitmen memastikan pekerja migran asal Jember dapat berangkat dengan kesiapan yang lebih baik serta perlindungan yang optimal.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kami dalam memuliakan pahlawan devisa sekaligus memutus rantai kemiskinan di Jember," tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....