Dari Kalimantan, Munir Kejar Harapan di Banyuwangi
- 28 Apr 2026 21:03 WIB
- Jember
RRI.CO,ID, banyuwangi - Perjalanan ribuan kilometer dari Kalimantan ke Banyuwangi ditempuh M. Misbahul Munir (32) demi sebuah harapan sederhana: kembali percaya diri menjalani hidup. Selasa, 28 April 2026, warga Tulungagung itu tiba setelah menyeberang ke Jawa, hanya untuk satu tujuan, mengikuti program pemasangan bola mata palsu gratis.
Semua bermula dari kecelakaan kerja beberapa tahun lalu. Percikan las mengenai matanya, merusak penglihatan yang tak lagi bisa diselamatkan. Sejak saat itu, Munir harus hidup dengan keterbatasan, sekaligus menanggung beban biaya pengobatan yang tidak murah.
“Saya sempat tanya ke rumah sakit, biayanya bisa Rp6–8 juta, bahkan sampai Rp15 juta,” ujar Munir, Selasa 28 April 2026.
Mendapat informasi dari Facebook, ia mengetahui adanya bakti sosial layanan kesehatan mata gratis di Banyuwangi. Tanpa ragu, Munir memutuskan pulang dari Kalimantan demi kesempatan tersebut.
“Saya langsung pulang supaya bisa ikut program ini,” tutur Munir.
Di Markas PMI Banyuwangi, ia bukan satu-satunya yang menggantungkan harapan. Ratusan warga lain datang dengan cerita masing-masing. Ada yang ingin kembali melihat jelas, ada pula yang ingin lepas dari keterbatasan akibat gangguan mata, hingga pemasangan bola mata palsu.
Bagi Munir, program ini lebih dari sekadar layanan kesehatan. Ini adalah harapan untuk kembali percaya diri menjalani hidup.
“Saya sangat bersyukur karena gratis dan sangat membantu,” ucap Munir.
Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo, menyebut layanan kesehatan mata seperti ini memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Tidak hanya memulihkan fungsi penglihatan, tetapi juga mengembalikan produktivitas dan rasa percaya diri warga.
“Semoga program ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ujar Guntur.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyebut, layanan ini tidak hanya memulihkan kondisi kesehatan, tetapi juga membuka kembali peluang hidup masyarakat. Sejak 2014, program ini telah membantu lebih dari 4.500 warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....