Pelaku Pembakaran Istri di Gambiran Banyuwangi Meninggal

  • 27 Apr 2026 18:33 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pelaku pembakaran terhadap istrinya di Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Sularni (63), meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Genteng. Ia menyusul istrinya, Nur Khasanah (56), yang lebih dulu meninggal akibat luka bakar serius.

Plt Direktur RSUD Genteng, dr. Sugiyo, mengatakan kedua korban dirawat dalam kondisi kritis sejak awal masuk rumah sakit. Ia menjelaskan, Nur Khasanah mengalami luka bakar hingga 100 persen, sedangkan Sularni sekitar 80 persen. Luka bakar luas tersebut memicu komplikasi berat pada tubuh korban.

“Yang perempuan meninggal pada Sabtu sekitar pukul 20.00 WIB, sementara laki-laki meninggal pada Minggu sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Sugiyo, Senin, 27 April 2026.

Peristiwa pembakaran terjadi pada Jumat, 24 April 2026, sekitar pukul 23.50 WIB. Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto, mengungkapkan kejadian bermula dari pertengkaran rumah tangga yang diduga dipicu persoalan ekonomi.

Saat korban hendak melaksanakan salat Isya, pelaku diduga menyiramkan bensin ke tubuh korban lalu menyulutnya dengan api.

“Korban berlari keluar rumah dalam kondisi terbakar sambil meminta pertolongan warga,” ujar Dwi.

Warga yang mendengar teriakan segera membantu memadamkan api. Namun, saat masuk ke dalam rumah, pelaku ditemukan dalam kondisi terbakar.

“Diduga pelaku juga mencoba membakar dirinya sendiri menggunakan sisa bensin,” katanya.

Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD Genteng untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi menyebut, rumah tangga pasangan tersebut sudah tidak harmonis dan sempat mengajukan perceraian sejak Maret 2026, namun belum ada putusan dari Pengadilan Agama.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....