Sejarah Hari Buruh : Perjuangan Delapan Jam Kerja
- 27 Apr 2026 14:49 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember : Hari Buruh Internasional, yang diperingati setiap tanggal 1 Mei, bukan sekadar hari libur nasional. Di baliknya, terdapat sejarah panjang perjuangan kaum pekerja untuk mendapatkan hak-hak dasar yang kita nikmati saat ini. Asal-usul May Day berakar dari gerakan serikat buruh di Amerika Serikat pada abad ke-19. Pada saat itu, kondisi kerja sangat memprihatinkan; buruh sering kali dipaksa bekerja 10 hingga 16 jam sehari dalam kondisi yang tidak aman.
Puncaknya terjadi pada 1 Mei 1886, sekitar 400.000 buruh di AS melakukan demonstrasi besar-besaran menuntut standarisasi 8 jam kerja sehari. Kemudian juga pada tanggal 4 Mei 1886 sebuah aksi damai di Haymarket Square, Chicago, berubah menjadi tragedi ketika sebuah bom meledak, memicu kerusuhan antara massa dan polisi. Meskipun peristiwa Haymarket berakhir dengan penangkapan para aktivis, semangat perjuangan mereka justru mendunia. Pada tahun 1889, Konferensi Internasional Sosialis di Paris menetapkan 1 Mei sebagai hari libur bagi para buruh di seluruh dunia.Tujuannya adalah untuk mengenang para "Martir Haymarket" sekaligus menjadi momentum tahunan bagi kaum pekerja untuk menyuarakan aspirasi mereka secara kolektif. Gerakan ini memopulerkan slogan "Delapan jam kerja, delapan jam rekreasi, dan delapan jam istirahat." Pembagian waktu ini dianggap sebagai keseimbangan ideal bagi martabat manusia.
Di Indonesia, sejarah Hari Buruh mengalami pasang surut. Perayaan ini sempat dilarang pada masa Orde Baru karena dianggap berkaitan erat dengan paham politik tertentu. Namun, pasca-Reformasi, aspirasi buruh kembali mendapat ruang. Pada tahun 2013, pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan 1 Mei sebagai Hari Libur Nasional, memberikan penghormatan bagi peran vital buruh dalam pembangunan ekonomi bangsa. Hingga kini, 1 Mei tetap menjadi simbol solidaritas global untuk terus memperbaiki kesejahteraan, keselamatan kerja, dan keadilan sosial bagi seluruh pekerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....