Polemik PT PMMP dengan Ratusan eks.Karyawannya belum usai
- 25 Apr 2026 22:35 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Polemik antara PT Panca Mitra Multiperdana (PT PMMP) dengan ratusan eks karyawannya, hingga saat ini terus bergulir. Upaya pemerintah daerah setempat untuk mencari benang merah antar keduanya juga belum berhasil.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Pemkab Situbondo, Suriyatno mengaku, upaya yang dilakukan pemerintah daerah sejak dulu hingga kini belum membuahkan hasil. PT PMMP selalu mangkir saat akan dipertemukan dengan eks karyawan.
"Tanggal Kamis (23/4/2026) kemarin, kami memanggil kedua pihak, PT PMMP dan eks karyawan PT PMMP, namun pihak perusahaan lagi-lagi tidak hadir," ujar Suriyatno, Sabtu (26/4/2026).
Permasalahan ini berawal saat PT Panca Mitra Multiperdana (PT PMMP) tidak membayar hak-hak karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK. Permasalahan ini tak kunjung usai karena pihak perusahaan enggan menyelesaikan.
"Selama ini kami terus berupaya memfasilitasi pertemuan agar ada solusi dan diharapkan mempercepat penyelesaian permasalahan tersebut, namun pihak perusahaan selalu mangkir," ujarnya.
Katanya, pihak perusahaan berjanji akan memenuhi kewajibannya kepada ratusan eks karyawan PT PMMP, dengan cara menyicil, tapi tidak ada satupun eks karyawan yang sepakat jika haknya dicicil.
"Sebenarnya tuntutannya akan dibayarkan, namun dengan sistem cicilan, alasannya karena kondisi perusahaan saat ini belum stabil," bebernya.
Dinas Ketenagakerjaan telah memberikan rekomendasi kepada eks karyawan perusahaan pengepakan udang di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, itu untuk menempuh langkah hukum demi mendapatkan kepastian.
"Kami juga telah merekomendasikan kepada ratusan eks karyawan agar menempuh langkah hukum," terangnya.
Salah seorang eks karyawan PT PMMP, Humaidi mengaku bahwa ratusan orang eks karyawan perusahaan akan melakukan aksi unjuk rasa karena beberapa kali pertemuan dengan perusahaan tidak membuahkan hasil.
"Kesepakatan-kesepakatan sebelumnya juga tidak dijalankan oleh perusahaan. Pertemuan sudah berkali-kali, namun pihak perusahaan hanya memberikan janji tanpa realisasi," bebernya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....