Bupati Ipuk Ajak Diaspora Ikawangi Dorong Investasi

  • 21 Apr 2026 09:33 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak diaspora Banyuwangi yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) memperkuat jaringan sebagai agen promosi budaya, peluang ekonomi, dan investasi daerah saat menghadiri Halalbihalal Ikawangi Pusat di Karawang, Minggu, 19 April 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh koordinator wilayah dan pengurus Ikawangi se-Indonesia, serta sejumlah tokoh nasional asal Banyuwangi, di antaranya mantan Menteri PANRB 2022–2024, Abdullah Azwar Anas, dan mantan Menteri Pariwisata 2014–2019, Arief Yahya.

Menurut Ipuk, diaspora Banyuwangi merupakan aset strategis yang dapat mempercepat pembangunan daerah melalui jejaring yang luas.

“Ikawangi telah menjadi gerakan warga Banyuwangi di mana pun berada, yang tidak hanya bangga pada asalnya, tetapi juga berkontribusi nyata bagi masa depan daerah,” ujar Ipuk.

Ia menyebut, di tengah tantangan global dan keterbatasan fiskal, dukungan dari berbagai pihak, termasuk diaspora, menjadi energi penting bagi pembangunan daerah.

Sejumlah capaian Banyuwangi pada 2025, lanjut Ipuk, menunjukkan tren positif, di antaranya pertumbuhan ekonomi mencapai 5,65 persen, kemiskinan turun menjadi 6,13 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 75,17, serta pendapatan per kapita mencapai Rp67,08 juta.

“Perjalanan ini belum selesai. Tantangan masih ada, mulai dari infrastruktur hingga keterbatasan fiskal. Karena itu, dukungan sekecil apa pun menjadi energi besar bagi Banyuwangi,” ucap Ipuk.

Ipuk berharap Ikawangi dapat mengambil peran lebih luas, mulai dari promosi budaya dan pariwisata, penghubung investasi, hingga ruang berbagi gagasan dan inovasi.

Ketua Ikawangi Pusat, Mayjen TNI (Purn) H Rusdi Maksum, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung kemajuan Banyuwangi. Ia menyebut jaringan Ikawangi terus diperkuat hingga tingkat internasional.

“Kami siap berkontribusi. Banyak anggota Ikawangi yang telah sukses di berbagai bidang dan siap mendukung pembangunan daerah,” ujar Rusdi.

Sementara itu, tokoh Banyuwangi, Arief Yahya, menilai potensi daerah masih sangat besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi.

“Pariwisata, ekonomi biru di sektor perikanan dan kelautan, serta pengembangan logistic hub melalui peningkatan akses pelabuhan menjadi kunci percepatan ekonomi Banyuwangi,” ujar Arief.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....