Satpolairud Perketat Pengawasan Pelabuhan Antisipasi Penyelundupan BBM

  • 19 Apr 2026 08:38 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Satpolairud Polres Situbondo, memperketat pengawasan di Pelabuhan Panarukan rute Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep, Madura, untuk mencegah penyelundupan BBM, gas dan narkoba.

Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan, Satpolairud memperketat pengawasan sebagai langkah preventif penyalahgunaan BBM, gas maupun narkoba, dari maupun menuju Situbondo.

"Kami perketat pengawasan tidak hanya di Pelabuhan Panarukan, tetapi juga di Pelabuhan Kalbut, yang merupakan akses warga kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura," ujar Gede Sukarmadiyasa, Minggu (19/4/2026).

Aparat kepolisian menyisir kawasan Pelabuhan Panarukan di Kecamatan Panarukan dan Pelabuhan Kalbut di Kecamatan Mangaran, guna memastikan tidak ada penyelundupan BBM dan lainnya yang diangkut ke kapal.

Kegiatan patroli jalan kaki yang dirangkai dengan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Perairan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi tindak pidana di jalur laut.

"Fokus utama kami adalah mencegah praktik penyelundupan barang ilegal, seperti BBM dan gas bersubsidi, hingga peredaran gelap narkotika yang rawan masuk melalui pelabuhan tradisional," ungkap Gede.

Kata Gede Sukarmadiyasa, bahwa pengawasan pesisir menjadi perhatian serius. Mengingat perairan Situbondo memiliki peran strategis sebagai jalur lalu lintas transportasi dan distribusi barang baik melalui laut dan darat.

"Patroli rutin dan pendekatan humanis kepada masyarakat maritim sangat penting dilakukan untuk mencegah tindak kriminal, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum bagi para pelaku usaha transportasi laut," ucap Gede.

Petugas mengimbau kepada para nakhoda Kapal Layar Motor (KLM) yang bergerak di bidang angkutan muatan untuk lebih waspada dan teliti saat menerima barang titipan atau jasa ekspedisi dari pihak lain, baik yang akan masuk maupun keluar dari Situbondo.

"Kami mengingatkan para nakhoda dan kru kapal agar tidak sembarangan menerima barang titipan tanpa dilakukan pengecekan isi terlebih dahulu. Jangan sampai tanpa sadar kapal membawa muatan terlarang atau berbahaya yang pada akhirnya dapat berujung pada persoalan hukum," tegasnya.

Sebagai bentuk tindakan nyata, anggota Satpolairud juga melakukan pemeriksaan langsung terhadap KLM Samporna Baru 02 yang dinakhodai oleh Bapak Heriyanto. Petugas mengecek kelengkapan dokumen pelayaran, ketersediaan alat keselamatan kerja, hingga membongkar sebagian barang bawaan kapal guna memastikan tidak ada muatan ilegal.

Tidak hanya kapal pengangkut barang, para nelayan gardan di sekitar pelabuhan juga tak luput dari pemeriksaan. Barang bawaan mereka dicek secara saksama sebagai langkah pencegahan terhadap praktik penyalahgunaan atau penimbunan BBM bersubsidi jenis solar.

Di sela-sela pemeriksaan, petugas juga mengedukasi masyarakat dan awak kapal agar selalu memprioritaskan keselamatan saat berlayar, termasuk memastikan pelampung dan alat keselamatan darurat selalu tersedia di atas kapal.

"Melalui giat rutin ini, semoga kesadaran masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan laut bisa semakin meningkat, demi mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga, sekaligus menutup ruang gerak para pelaku kejahatan lintas laut," imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....