PT POMI Bangun Sumur Bor Atasi Kekeringan Warga

  • 19 Apr 2026 05:28 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) melakukan kajian untuk membangun sumur bor di Desa Selobanteng, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

"Kami masih melakukan kajian sebelum membangun sumur bor. Karena di Selobanteng ini kan dataran tinggi," ujar Head of Human Capital, Facility and Community (HCFC) PT POMI/Paiton Energy, Rochman Hidayat, Sabtu (18/4/2026).

Pembangunan sumur bor itu direncanakan tahun ini, untuk membantu masyarakat sekitar mendapatkan air bersih saat kemarau tiba. Ini bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

"Program TJSL ini memang difokuskan untuk kegiatan sosial, salah satunya membantu penanganan kekurangan air bersih dengan membangun sumur bor," tegasnya.

Rochman mengemukakan, selama ini warga Desa Selobanteng mengandalkan sumber mata air untuk mendapatkan air bersih. Namun saat kemarau, sumber mata air semakin mengecil bahkan mati sehingga masyarakat kekurangan air bersih.

"Sebelumnya, kami telah memberikan bantuan tandon air di sekolah dasar(SD) desa setempat. Kami juga mengedukasi masyarakat untuk menjaga sumber mata air yang sudah ada dengan terus melakukan penanaman dan konservasi," ungkapnya

Sementara itu, Kepala Desa Selobanteng, Muttaha sangat berharap adanya pembangunan sumur bor di wilayahnya, agar warga Desa Selobanteng tidak lagi mengalami kekurangan air bersih saat musim kemarau tiba.

"Semoga segera terealisasi. Karena warga saya memang butuh sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih khususnya saat kemarau tiba," bebernya.

Katanya, PT POMI telah merencanakan membangun sumur bor di Dusun Beringin, Desa Selobanteng namun masih dilakukan kajian, mengingat letak geografis di kawasan itu merupakan dataran tinggi.

"Lokasi pembangunan sumur bor sudah ditentukan oleh PT POMI, tinggal menunggu hasil kajiannya," imbuhnya.

Muttaha menegaskan jumlah warganya sebanyak 2.050 jiwa itu, selama ini mengandalkan air bersih dari sumber mata air di pegunungan. Namun saat musim kemarau, sumber mata air berkurang hingga 50 persen.

"Warga saya juga menampung air hujan dan dimanfaatkan saat mereka mulai kekurangan air bersih. Makanya saya berharap, sumur bor bisa terealisasi di sini," ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....