PT POMI Gandeng UNM Jaga Hutan Rakyat Situbondo
- 18 Apr 2026 21:30 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (PT POMI) menggandeng Universitas Negeri Malang dalam rangka keberlanjutan Program Penguatan Strategi dan Kolaborasi Pengelolaan Hutan Rakyat di Desa Selobanteng, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.
Head of Human Capital, Facility and Community (HCFC) PT POMI/Paiton Energy, Rochman Hidayat mengatakan pihaknya memilih Universitas Negeri Malang untuk melakukan pemantauan dan evaluasi rutin setiap tahun untuk pengelolaan hutan rakyat.
"Kami tidak ingin program pengelolaan hutan rakyat ini hanya sekadar berjalan. Oleh karenanya, kami bekerjasama dengan Universitas Negeri Malang untuk melakukan monitoring rutin setiap tahun," ujar Rochman Hidayat, Sabtu (18/4/2026).
Hal itu disampaikan Rochman Hidayat saat pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat dengan tema "Melindungi Mata Air, Menjaga Keanekaragaman Hayati" di Desa Selobanteng, Kecamatan Banyuglugur.
"Ini komitmen kami untuk memastikan keberlanjutan program lingkungan dengan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola hutan rakyat," tegasnya.
Kata Rochman, Program Perlindungan Mata Air dan Keanekaragaman Hayati atau Permata Hati ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang mengoperasikan PLTU Paiton Unit 3 dan Unit 7&8 Paiton Energy.
"Program lingkungan di Selobanteng ini memang dirancang berjalan jangka panjang. Sementara untuk memastikan program tersebut berjalan efektif, maka kami lakukan pemantauan setiap tahun," bebernya.
Program yang berfokus pada perlindungan mata air dan konservasi itu telah berjalan sejak 2009 yang diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan serta mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola hutan rakyat secara mandiri.
"Kami ingin bapak dan ibu yang hadir di sini memberikan masukan kepada kami terkait manfaat dalam program ini," imbuhnya.
Sementara itu, Akademisi dari Universitas Negeri Malang Profesor Fatchur Rohman mengapresiasi Pemerintahan Desa Selobanteng yang punya komitmen tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya.
Menurutnya, Desa Selobanteng punya kekayaan keanekaragaman hayati yang luar biasa dan harus tetap dijaga kelestariannya. Untuk melakukan itu, butuh konsistensi dan partisipasi aktif masyarakat setempat.
"Konsistensi dan partisipasi masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keanekaragaman hayati," ujar Prof Ong, sapaan karibnya.
Ia mengaku, sejak satu dekade mulai tahun 2015 hingga 2025, ia dipercaya oleh PT POMI untuk melakukan pemantauan dalam program Perlindungan Air dan Keanekaragaman Hayati di Desa Selobanteng.
"Di hutan rakyat Desa Selobanteng ini terdapat 66 jenis tumbuhan, indeksnya cukup tinggi. Artinya, variasi jenis tumbuhannya beragam dan pemerataan jumlah masing-masing jenis tumbuhan juga sangat baik," ucapnya.
Menurut Prof Ong bahwa alam diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sedangkan manusia sendiri punya tanggung jawab untuk menjaga tatanan alam agar kebutuhan manusia akan air dan tumbuhan tercukupi.
"Alam ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, oleh karena itu mari kita jaga bersama," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....