Suwardi Penggembala Sapi Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
- 17 Apr 2026 11:57 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Suwardi (68) warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang dilaporkan hilang pada Sabtu (4/4/2026) ditemukan tinggal tulang belulang di kawasan hutan Baluran.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto mengatakan, Suwardi ditemukan oleh Hariyanto (45) saat mencari madu di kawasan Taman Nasional Baluran pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 15:00 Wib.
"Hariyanto bersama temannya mencari madu di kawasan Taman Nasional Baluran, lalu mencium bau busuk dan menemukan tas berwarna hitam di lokasi, dan tulang yang terbungkus sepatu," ujar Timbul Surjanto, Jumat (17/4/2026).
Hariyanto kemudian mendokumentasikan temuan tersebut lalu mengirimkannya kepada keluarga korban. Tulang belulang yang diduga kuat Suwardi itu ditemukan dengan jarak enam kilometer dari lokasi terakhir kali Suwardi berpapasan dengan temannya, Hosen.
"Tulang belulang itu ditemukan sekitar 6 kilometer dari posisi terakhir Suwardi berpapasan dengan Hosen, teman sesama penggembala sapi," tegasnya.
Sebelumnya keluarga korban dibantu warga sekitar sudah melakukan pencarian terhadap Suwardi yang menghilang sejak Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 06.00 Wib, yang sebelumnya dikabarkan pukul 15:00 Wib untuk mencari sapinya di kawasan TN Baluran yang hilang.
Pada Minggu (5/4/2026) pagi, Suwardi belum juga pulang sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banyuputih. Hari itu juga, Operasi SAR Gabungan dilakukan. Hingga Sabtu (11/4/2026) operasi SAR resmi ditutup karena Suwardi belum juga ditemukan.
Sampai akhirnya, Harianto bersama temannya, Yuli, yang sedang mencari madu di kawasan Taman Nasional Baluran, mencium bau busuk dan menemukan sebuah tas berwarna hitam serta tulang belulang yang terbungkus sepatu pada Kamis (16/4/2026) sore.
Harianto lalu mendokumentasikan temuan tersebut kemudian mengirimkannya kepada keluarga korban. Sekitar pukul 16:00 Wib, Polsek Banyuputih, petugas TN Baluran bersama Babinsa, BPBD, Tagana, dan warga sekitar menuju lokasi dan mengevakuasi korban menggunakan ambulans Puskesmas Banyuputih ke RS Asembagus
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan tim Inavis Polres Situbondo, serta berdasarkan pengakuan dari adik kandung korban, bahwa barang-barang tersebut adalah milik Suwardi. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menolak otopsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....