Siaga Kemarau Panjang, BPBD Jember Petakan Wilayah Rawan Kekeringan
- 15 Apr 2026 22:30 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kemarau panjang tahun 2026.
Meski masih terjadi hujan di beberapa wilayah, masa peralihan dinilai perlu diantisipasi sejak dini. Hal itu disampaikan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Zughrinada Wahyudi.
Ia mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya melalui rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah untuk menetapkan status siaga kekeringan.
“Prediksi dari BMKG, musim kemarau tahun ini cukup panjang. Karena itu, kami mulai melakukan persiapan sejak sekarang,” ujarnya, saat on air Halo RRI, Rabu (15/4/2026).
Berdasarkan data tahun sebelumnya, sejumlah wilayah di Jember masuk kategori rawan kekeringan, di antaranya Kecamatan Tempurejo, Patrang, Rambipuji, Kalisat, Sumbersari, dan Pakusari.
Sementara potensi kebakaran lahan kerap terjadi di wilayah Wuluhan. BPBD telah melakukan survei ke sejumlah sumber mata air guna memetakan kebutuhan distribusi air bersih.
“Sarana pendukung seperti tandon air dan truk tangki juga telah disiapkan. Kami bekerja sama dengan PDAM dan instansi lainnya, untuk memastikan distribusi air bersih berjalan optimal,” ujarnya.
Wahyudi menegaskan, krisis air bersih yang terjadi selama ini disebabkan oleh menurunnya debit air tanah saat musim kemarau. Sehingga sumber air tidak lagi mencukupi kebutuhan warga.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah rawan, untuk mulai menghemat penggunaan air serta menampung air hujan selama masih tersedia.
Selain itu, warga juga diminta menjaga kebersihan sumber air dan memperhatikan kondisi kesehatan selama musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....