Prajurit Batalyon Infanteri 3 Marinir Asah Naluri Tempur

  • 12 Apr 2026 17:36 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Prajurit Batalyon Infanteri 3 Marinir terus mengasah naluri tempur dalam Latihan Satuan Dasar (LSD) I TW I Tahun 2026 yang digelar di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 5 Baluran, Karangtekok, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur,

Dalam keterangan tulis yang diterima RRI pada Mknggu (12/4/2026), Komandan Batalyon Infanteri 3 Marinir, Letkol Marinir Iskandar Muda mengatakan, salah satu materi inti yang dilaksanakan adalah Pemutusan Tempur (Tuspur) secara terencana, Latihan ini bertujuan untuk melatih kemampuan prajurit dalam melepaskan diri dari kontak tembak musuh secara taktis, teratur, dan tetap mempertahankan daya gempur satuan saat bergerak mundur atau berpindah posisi.

Dalam jalannya skenario latihan, dinamika lapangan berkembang ketika unit yang sedang bermanuver mendapat gangguan dari penembak runduk (sniper) musuh. Kejadian tersebut mengakibatkan satu personel mengalami luka tembak, yang seketika memicu penerapan Pertolongan Taktis Korban Tempur (PTKT) atau Tactical Casualty Combat Care (TCCC).

Prajurit dengan sigap melakukan tindakan medis darurat mulai dari Care Under Fire hingga evakuasi medis di tengah medan pertempuran guna memastikan keselamatan nyawa rekan tanpa menghentikan operasi.

Latihan yang berlangsung dengan intensitas tinggi ini menitikberatkan pada koordinasi antar regu dan kecepatan pengambilan keputusan saat menghadapi situasi kritis. Kemampuan prajurit dalam mengintegrasikan teknik Tuspur dengan prosedur medis tempur menjadi parameter keberhasilan dalam menjaga efektivitas unit di medan tugas.

Di akhir kegiatan, Letkol Marinir Iskandar Muda, memberikan evaluasi langsung kepada seluruh prajurit di lapangan. Ia mengapresiasi ketangkasan prajurit namun tetap memberikan catatan kritis mengenai kedisiplinan lapangan dan kewaspadaan terhadap ancaman yang tidak terlihat.

"Latihan ini adalah gambaran nyata medan tugas, kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Terus asah kemampuan kalian karena profesionalisme adalah nafas utama setiap prajurit Korps Marinir," tegasnya menutup rangkaian latihan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....