SAMAWA: PLN Teken MoU dengan Kemenag dan Kejari
- 09 Apr 2026 20:56 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Situbondo, membuat gebrakan baru dengan menghadirkan program unggulan bertajuk "SAMAWA" yaitu paket sakinah, paket mawaddah dan paket warahmah.
Peluncuran Program SAMAWA itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN UP3 Situbondo, dengan Kantor Kementerian Agama dan Kejaksaan Negeri setempat di Aula Kantor Kemenag, Kamis (9/4/2026).
"MoU ini bagian dari upaya kami dalam rangka memperkuat sinergi antar Kemenag dan Kejaksaan Negeri Situbondo, guna mendukung kebutuhan kelistrikan pada saat momentum pesta pernikahan," ujar Manager PLN UP3 Situbondo, Teguh Budi Oktavianto, Kamis (9/4/2026).
Penandatanganan MoU dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Dr. H. Muhammad Mudhofar, Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo, Nurvita Kusumawardani dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Ahmad Sruji Bahtiar.
Turut mendampingi, Assistant Manager Niaga dan Pemasaran Dwi Mulyono, Manager PLN ULP Asembagus Brilyan Muhammad, Manager PLN ULP Besuki Rakhmat Kamarta, serta Manager PLN ULP Panarukan Yohanes Tande Rerung.
"MoU ini juga dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan kelistrikan pada momen penting seperti pesta pernikahan," tegasnya.
Dalam kesepakatan tersebut, PLN UP3 Situbondo bersama Kemenag akan mengintegrasikan layanan kelistrikan ke dalam proses administrasi pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA).
Melalui Program SAMAWA, setiap calon pengantin (catin) yang mendaftar pernikahan di KUA akan mendapatkan informasi sekaligus kemudahan akses terhadap layanan tambahan daya listrik untuk kebutuhan acara pernikahan di rumah.
"Program SAMAWA dirancang dengan segmentasi kebutuhan masyarakat, yaitu paket sakinah untuk pesta pernikahan sederhana dengan daya 5.500 VA. Sedangkan paket mawaddah untuk pesta pernikahan menengah dengan daya 7.700 VA dan paket warahmah untuk pesta pernikahan mewah dengan 3 hari layanan.
"Kalau pesta pernikahan paket sakinah dan mawaddah kami berikan hingga dua hari layanan. Tapi kalau paket warahmah, ini masuk mewah dengan tiga hari layanan," terang Teguh.
Kerja sama ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat, khususnya calon pengantin, mengenai pentingnya penggunaan listrik yang aman, legal, dan sesuai ketentuan.
"Kami bersama Kemenag mendorong masyarakat untuk menggunakan listrik resmi PLN dalam setiap kegiatan, termasuk acara pernikahan, guna menghindari potensi gangguan maupun risiko keselamatan," bebernya.
Penggunaan listrik resmi juga diharapkan dapat memberikan rasa tenang dan keberkahan, sehingga momen sakral pernikahan dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan lebih barokah.
"Inovasi ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam memberikan layanan yang lebih dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Situbondo, Muhammad Mudhofar, menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenag.
“Sinergi ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan pernikahan yang tidak hanya sah secara administrasi, tetapi juga lancar dari sisi teknis pelaksanaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo, Nurvita Kusumawardani, turut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"Melalui MoU ini diharapkan terbangun ekosistem pelayanan terpadu yang mampu memberikan kemudahan, kenyamanan, serta kepastian layanan bagi masyarakat Situbondo, khususnya dalam menyambut momen penting kehidupan seperti pernikahan," imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....