Harga Plastik Naik 70 Persen, Pedagang Tahan Stok
- 07 Apr 2026 17:15 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Harga kemasan plastik di Kabupaten Banyuwangi melonjak hingga 70 persen dalam tiga pekan terakhir. Kenaikan signifikan ini mendorong pedagang menahan stok dan menyesuaikan strategi penjualan.
Lonjakan harga mulai terjadi sejak pertengahan Maret 2026 dan meningkat secara bertahap hingga awal April. Dampaknya kini dirasakan pelaku usaha, terutama pedagang kemasan plastik dan UMKM yang bergantung pada produk tersebut.
Pemilik Toko Royal Plastik dan Kemasan di Jalan KH Agus Salim, Steven Wijaya, mengaku kini lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian barang ke pabrik. Ia memilih menghabiskan stok yang ada dibanding melakukan pembelian dalam jumlah besar, guna menghindari potensi kerugian jika harga tiba-tiba turun.
| Baca juga: GMNI : Jerit Wong Cilik Pasar Tanjung Jember |
“Sekarang belum berani nyetok banyak karena khawatir harga turun. Hanya berani kalau ada pesanan saja,” ujar Steven, Selasa, 7 April 2026.
Ia menjelaskan, kenaikan harga terjadi bertahap. Pada pekan awal, harga naik sekitar 30 persen dan kini telah mencapai 70 persen tanpa tanda-tanda akan turun dalam waktu dekat.
“Kenaikannya pada pekan pertama sekitar 30 persen. Sekarang sudah 70 persen,” ucap Steven.
Sejumlah produk mengalami kenaikan signifikan. Harga gelas plastik yang sebelumnya Rp7.500 per slop kini naik menjadi Rp12 ribu hingga Rp20 ribu, tergantung kualitas. Kantong plastik juga naik dari Rp3.500 menjadi Rp6 ribu per kemasan, sementara styrofoam dari Rp23 ribu menjadi Rp35 ribu per bal.
Kondisi tersebut membuat pedagang mulai melakukan efisiensi, termasuk membatasi pemberian kantong plastik kepada pembeli untuk menekan biaya operasional.
Kenaikan harga ini juga berdampak pada konsumen, khususnya pedagang kecil yang menjadi pelanggan utama. Mereka mulai mengurangi pembelian akibat tingginya harga kemasan.Meski demikian, permintaan pasar terhadap produk plastik masih relatif tinggi karena menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas perdagangan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....