Lima Orang PMI Situbondo Terjebak di Kawasan Konflik

  • 06 Apr 2026 19:30 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Sebanyak lima orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang merupakan warga Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, hingga saat ini masih berada di daerah konflik Timur Tengah.

Lima orang pekerja migran asal Kabupaten Situbondo itu tersebar di lima negara di Timur Tengah di antaranya Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Oman dan Bahrain. Mereka dilaporkan keluarganya dengan harapan bisa kembali ke Indonesia.

"Selama kita buka Posko Pengaduan bagi masyarakat yang punya keluarga bekerja di Timur Tengah, ada lima orang yang telah melaporkan kepada kami," ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Suriyatno, Senin (6/4/2026).

Kelima orang buruh migran itu menghubungi pihak keluarganya di Situbondo, agar dibantu oleh pemerintah setempat kembali pulang di tengah memanasnya situasi global akibat perang Iran vs Amerika dan Israel.

"Para pekerja migran itu meminta keluarganya yang ada di Situbondo, agar segera dipulangkan, khawatir konflik berkepanjangan di Timur Tengah," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Situboondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengaku telah melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait seperti Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) termasuk bertemu Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI).

"Kami terus berupaya membangun komunikasi dengan pihak-pihak terkait seperti KJRI dan Menteri PPMI untuk memfasilitasi kepulangan warga saya," bebernya.

Adapun lima orang yang dilaporkan berada di negara Timur Tengah di antaranya Ratna Ningsih bekerja di Arab Saudi, warga Dusun Krajan, Desa Semambung Kecamatan Jatibanteng. Ada juga Zeiniyah Faradisa yang bekerja di Dubai, Uni Emirat Arab, warga Perum Puri Pratama Blok G 15 Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan.

Selain itu, Madriadna binti Sunamu Misdur yang bekerja di Kuwait, asal Desa Talkandang Kecamatan Situbondo. Sri Wahyuningsih saat ini sedang berada di penampungan Negara Oman. Ia merupakan warga Dusun Satongge', Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, dan Nurhayati, warga Desa Tenggir, Kecamatan Panji, yang sekarang berada di rumah majikannya di Manama, Bahrain.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....