Warga Lumajang Sulit Dapat LPG 3 Kg
- 06 Apr 2026 17:41 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang – Warga di wilayah Kota Lumajang kesulitan mendapatkan LPG bersubsidi 3 kilogram di sejumlah toko dan warung sejak beberapa hari terakhir. Kelangkaan tersebut dikeluhkan masyarakat karena mengganggu kebutuhan memasak sehari-hari.
Salah satu warga Jalan Citandui Gang Bangun, Dusun Gambiran, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Joko, mengaku telah berupaya mencari LPG ke sejumlah toko sejak Minggu hingga Senin, 6 April 2026, namun tidak berhasil mendapatkannya.
“Kemarin tidak ada, kami beli di sejumlah toko terdekat tidak ada LPG. Sekarang juga tidak ada,” ujar Joko, Senin, 6 April 2026.
Ia berharap pemerintah bersama aparat penegak hukum melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi, mulai dari tingkat agen hingga pengecer, agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Menurutnya, LPG subsidi seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, bukan digunakan oleh pelaku usaha besar seperti restoran atau hotel.
“Harus ada pengawasan terkait penggunaannya antara yang layak dan tidak. Kalau resto misalnya, harusnya non-subsidi,” ucapnya.
Sementara itu, Kabag Ekonomi Pemkab Lumajang, Boni, mengatakan pasokan LPG dari Pertamina tidak mengalami pengurangan. Bahkan, distribusi sempat ditambah saat Ramadan dan Idulfitri.
“Pasokan tidak berkurang, justru ada penambahan saat Ramadan dan Lebaran. Ini akan kami koordinasikan dengan Pertamina dan Hiswana Migas untuk dibahas lebih lanjut,” kata Boni.
Pantauan RRI, kesulitan mendapatkan LPG tidak hanya terjadi di Lumajang, tetapi juga dirasakan masyarakat di wilayah sekitar seperti Jember. Sejumlah toko kelontong dilaporkan kehabisan stok karena pasokan dari distributor tidak datang.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi distribusi agar kebutuhan LPG masyarakat dapat terpenuhi dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....