KPU Situbondo Tetapkan Jumlah Pemilih 536.172 Orang
- 02 Apr 2026 19:18 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat, jumlah pemilih di Situbondo bertambah 28.665 orang dari 507.507, hingga total menjadi 536.172 orang.
Tambahan jumlah pemilih itu diumumkan usai rapat pleno rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan satu tahun 2026 di Aula KPU Situbondo, pada Kamis (2/4/2026).
"Hari ini kami melaksanakan pleno PDPB triwulan pertama tahun 2026 dan menetapkan jumlah pemilih sebanyak 536.172 orang," ujar Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Situbondo Andy Wahyu Pratama.
Andy menjelaskan, pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 di Kabupaten Situbondo, daftar pemilih tetap atau DPT sebanyak 507.507 orang dengan rincian laki-laki 262.708 orang dan pemilih perempuan 244.799 orang.
"Jumlah pemilih ini dinamis, bisa bertambah dan bisa berkurang. Oleh karena itu kami terus melakukan pemutakhiran data pemilih," ujarnya.
Data pemilih berkelanjutan pada triwulan pertama tahun ini sebanyak 536.172 orang itu paling banyak adalah pemilih laki-laki yakni, 277.892 orang atau 51,83 persen dan pemilih perempuan sebanyak 258.280 orang atau 48,17 persen.
"Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan kerja rutin KPU untuk memastikan data pemilih tetap komprehensif dan akurat," tegasnya.
Setiap tiga bulan sekali, KPU menggelar pleno PDPB sehingga dalam setahun, pleno dilakukan sebanyak empat kali. Proses ini tentunya berkoordinasi dengan instansi terkait.
"Kami berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) dan dinas terkait lainnya," terang Andy.
Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Situbondo, Dini Meilia Meiranda menyoroti KPU yang tidak menggelar rapat persiapan penerapan rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.
"Biasanya, sebelum rapat pleno PDPB, perlu digelar rapat persiapan penetapan rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dengan Bawaslu dan instansi terkait lainnya, tapi tahun ini tidak ada," bebernya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....