Polres Situbondo Monitoring SPBU Antisipasi Potensi Kepanikan
- 02 Apr 2026 17:02 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Polres Situbondo, Jawa Timur, terus melakukan monitoring Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengantisipasi potensi "panic buying" akibat isu kenaikan harga BBM yang beredar di media sosial.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengaku, ada 16 SPBU yang dilakukan monitoring setiap saat, untuk memastikan tidak ada masyarakat yang panic buying yakni membeli BBM dengan jumlah berlebih karena kekhawatiran.
"Alhamdulillah, Rabu (1/4/2026) kemarin dan hari ini, tidak ada antrean yang berarti di semua SPBU, masyarakat tertib dan kondusif. Kondisi ini akan terus kami jaga," ujar Kapolres Bayu, Kamis (2/4/2026).
Kondisi stok dan ketersediaan BBM di Kabupaten Situbondo secara umum sangat aman dan mencukupi. Total ketersediaan di Situbondo tertanggal 1 April 2026 yakni Pertalite 175,6 KL, Biosolar sebanyak 147,6 KL, Pertamax sebanyak 104,3 KL, Pertamina Dex 38,9 KL, Pertamax Turbo 15,6 KL, dan Dexlite 12,8 KL.
Kapolres mengaku, ada beberapa SPBU yang stok BBMnya menipis dikarenakan gangguan distribusi atau kosong sementara seiring dengan kemacetan panjang yang terjadi di jalur Ketapangan Banyuwangi.
"Terdapat gangguan distribusi di beberapa titik yang menyebabkan stok menipis atau kosong sementara. SPBU yang terdampak di antaranya SPBU Landangan, SPBU Kapongan, dan SPBU Watulungguh Kotakan," ungkapnya.
Kapolres mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyerap informasi melalui media sosial terkait kekosongan dan kenaikan harga BBM. Sebab hingga saat ini, BBM bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan tidak ada kenaikan harga.
"Meski ada isu kenaikan harga Pertalite Rp 14.000, Biosolar Rp 9.500, masyarakat jangan panik, karena Pertamina telah menyatakan informasi tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan," bebernya.
Polres terus memantau perkembangan distribusi BBM, guna memastikan kelancaran pelayanan BBM kepada masyarakat, sekaligus untuk menetralkan informasi yang tidak bertanggung jawab terkait kelangkaan dan kenaikan harga BBM.
"Kami terus memantau perkembangan distribusi BBM untuk memastikan kelancaran pelayanan BBM kepada masyarakat," imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....