TNI Kebut Jembatan Gantung Perintis Garuda di Songgon Banyuwangi
- 01 Apr 2026 11:55 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi - Prajurit TNI AD dari Kodim 0825 Banyuwangi mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Songgon, Kecamatan Songgon. Jembatan sepanjang 45 meter yang melintasi Sungai Binau tersebut dibangun untuk menghubungkan Dusun Krajan dan Dusun Gumuk Candi serta memulihkan akses warga yang sempat terputus.
Pembangunan jembatan itu dikebut setelah jembatan beton sebelumnya ambruk akibat banjir bandang pada 2025. Sejak saat itu, warga hanya mengandalkan jembatan darurat dari bambu untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, mengatakan percepatan pembangunan dilakukan agar mobilitas warga kembali lancar, terutama untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan akses layanan kesehatan.
“Adanya jembatan gantung ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas ekonomi warga sekaligus mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan. Apalagi lokasinya juga dekat dengan Pasar Songgon,” ujar Triyadi, Rabu 1 April 2026.
Triyadi menjelaskan pembangunan jembatan diprioritaskan di wilayah yang membutuhkan akses penghubung namun belum memiliki infrastruktur jembatan permanen.
Menurutnya, pembangunan di Desa Songgon merupakan jembatan gantung kedua yang direalisasikan melalui program Jembatan Perintis Garuda. Sebelumnya, jembatan serupa telah dibangun di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung.
“Target kami ada 12 jembatan Perintis Garuda yang sudah kami ajukan ke atasan. Pembangunannya akan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik yang membutuhkan,” ungkap Triyadi.
Jembatan gantung di Desa Songgon memiliki lebar 1,6 meter dan dapat dilalui kendaraan roda dua, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian warga. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir April 2026.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengapresiasi percepatan pembangunan yang dilakukan TNI AD karena dinilai sangat membantu kebutuhan masyarakat.
“Ini wujud kolaborasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah hingga pemerintah desa dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tutur Mujiono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....