Perpustakaan UIN KHAS Jember Raih Predikat Akreditasi A

  • 31 Mar 2026 16:07 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Perpustakaan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, kembali menorehkan prestasi membanggakan karena berhasil mempertahankan predikat akreditasi A dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional (LAPN).

Rektor UIN KHAS Jember, Prof Dr. Hepni, mengapresiasi capaian tersebut. Katanya, predikat akreditasi A merupakan buah dari kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi seluruh stakeholder kampus dalam membangun budaya literasi yang masif.

"Perpustakaan UIN KHAS Jember telah menunjukkan kemampuan untuk mempertahankan eksistensi dan resiliensi di tengah arus digitalisasi, di mana kebutuhan informasi berbasis digital menjadi sangat krusial," ujar Profesor Hepni.

Profesor Hepni mendukung penuh terhadap pengembangan transformasi literasi digital dan berharap, prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat budaya literasi, serta memperluas manfaat perpustakaan bagi seluruh civitas UIN KHAS Jember maupun masyarakat sekitar.

Sebagai upaya mempertahankan perpustakaan yang punya reputasi literasi digital, UPT Perpustakaan UIN KHAS Jember menghadirkan berbagai layanan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan era digital.

Seluruh layanan dikemas melalui platform digital, termasuk aplikasi e-Library berbasis android, akses e-book dan e-resources internasional, sistem sirkulasi dan keanggotaan digital, serta katalog layanan terpadu berbasis QR Code yang memudahkan pengguna mengakses informasi hanya dengan satu pindai.

Selain itu, perpustakaan juga mengembangkan GLAM (Galeri, Library, Archive, Museum) sebagai pusat arsip digital manuskrip dan naskah kuno Nusantara, serta memberikan layanan pelatihan dan konsultasi literasi digital untuk meningkatkan kompetensi informasi sivitas akademika.

"Inovasi lain yang tengah dikembangkan adalah Laboratorium SAKTI (Services for Academic Knowledge, Turnitin, and Innovation Laboratory) sebagai pusat layanan akademik untuk menyediakan fasilitas pemeriksaan Turnitin, konsultasi penulisan ilmiah, serta layanan akademik berbasis inovasi," imbuh Profesor Hepni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....