Bus Hantam Truk Box, Sopir dan Anak Tewas

  • 31 Mar 2026 14:38 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Kendaraan bus diduga ugal-ugalan menghantam truk box di Jalur Pantura Situbondo. Akibat kecelakaan itu, sopir dan penumpang anak meninggal dunia dan kondisi istri sopir kritis.

Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan bahwa kecelakaan yang terjadi di jalur pantura tepatnya di jalan raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, karena kelalaian sopir bus.

"Kecelakaan itu diduga karena sopir bus ugal-ugalan dalam mengendarai bus yang memuat puluhan penumpang," ujar Nanang Hendra, Selasa (31/3/2026).

Peristiwa ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, yakni sopir truk bernama Danang Wahyudi (44), warga Gempol, Pasuruan, dan seorang penumpang anak perempuan bernama Dia (11) karena terjepit dasbor truk yang ringsek parah.

Sedangkan itu, Sinta (27) istri Danang, kondisinya kritis di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo akibat patah tulang rahang dan tangan kiri. Sedangkan tiga orang anak Danang, hanya mengalami luka lecet, termasuk satu orang penumpang truk.

Sementara itu, sopir bus, Samsul Huda (52), asal Sidoarjo, mengalami patah tulang kaki kiri dan harus menjalani perawatan intensif. Bodi depan bus yang dikendarainya ringsek, sama kondisinya dengan kendaraan truk box.

Kronologi peristiwa tabrakan adu banteng itu terjadi, saat bus yang membawa 47 penumpang asal Cirebon, melaju kencang dari arah barat (Surabaya) menuju timur (Banyuwangi). Saat melintasi jalan menikung, Samsul nekat mendahului dua kendaraan di depannya.

Saat menyalip itulah, dari arah berlawanan muncul truk boks yang dikemudikan Danang bersama keluarganya. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng tidak terhindarkan. Kerasnya benturan membuat bagian depan kedua kendaraan besar tersebut hancur tak berbentuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....