Jembatan Ambles, Akses Warga Terputus
- 31 Mar 2026 07:23 WIB
- Jember
RRI CO.ID, Bondowoso - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bondowoso pada Senin (30/3/2026) menyebabkan tiga jembatan ambles dan retak total, sehingga memutus akses vital antar desa di Kecamatan Prajekan dan Botolinggo. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB setelah hujan lebat meningkatkan debit sungai secara drastis.
Jembatan yang terdampak yakni penghubung Desa Sempol–Desa Bandilan dan Desa Tarum–Desa Sempol di Kecamatan Prajekan. Satu jembatan lainnya berada di Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo, yang ambruk total.
Kepala Dinas Bina Sumber Daya dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso, Anshori, menjelaskan jembatan penghubung Bandilan–Klekean mengalami kerusakan total, bahkan pondasi hingga badan jembatan hilang. Sementara jembatan di Prajekan tersisa separuh akibat ambles.
“Jembatan Bandilan–Klekean ambruk total, pondasi hingga badan jembatan sudah hilang. Yang di Prajekan tinggal separuh,” jelas Anshori.
Tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, pemerintah desa, dan kecamatan langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen. Petugas juga memasang garis pengaman (safety line) di kedua sisi jembatan guna mencegah warga melintas.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menyebut kerusakan dipicu curah hujan tinggi yang meningkatkan arus sungai di masa pancaroba. Meski demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Alhamdulillah tak ada korban jiwa,” ujar Kristianto.
BPBD bersama dinas terkait saat ini tengah menghitung tingkat kerusakan dan kebutuhan anggaran penanganan. Jika memenuhi status tanggap darurat, penanganan akan dilakukan melalui penerbitan SK dalam waktu 1x24 jam dan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).
“Belanja BTT tidak ada batas maksimal, sesuai kebutuhan,” terangnya.
Rencananya, tim gabungan akan menggelar rapat lanjutan untuk menentukan skema penanganan dan percepatan perbaikan infrastruktur yang terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....