Korban Terseret Ombak Pantai Papuma Belum Ditemukan

  • 29 Mar 2026 21:58 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Memasuki hari kedua operasi pencarian korban terseret ombak di kawasan Pantai Papuma, tim SAR gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian.

Namun hingga Minggu (29/3/2026) sore, korban masih belum ditemukan. Operasi pencarian diawali dengan briefing pada pagi hari, dilanjutkan pembagian tugas kepada seluruh personel.

Tim SAR kemudian memperluas area pencarian dengan mengombinasikan metode darat, laut, dan udara.

Pemantauan dilakukan menggunakan drone di sekitar lokasi kejadian. Sementara pencarian di laut dilakukan dengan perahu karet menggunakan pola pencarian paralel.

Selain itu, tim juga melakukan penyisiran darat sepanjang garis pantai dari Papuma hingga Pantai Malikan dengan jarak sekitar empat kilometer.

Meski upaya telah dimaksimalkan, hasil pencarian hingga sore hari masih nihil. Operasi kemudian dihentikan sementara dan dijadwalkan kembali dilanjutkan keesokan harinya.

Korban diketahui bernama Muhammad Sheva Yusuf (22), warga Cianjur, Jawa Barat. Saat kejadian, korban dilaporkan mengenakan pakaian berwarna gelap dan celana pendek.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyatakan tim SAR telah memperluas cakupan pencarian dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada di lapangan.

Ia menegaskan operasi akan terus dilanjutkan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel serta menyesuaikan kondisi cuaca dan situasi di lokasi.

“Hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan keselamatan personel serta menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim SAR, BPBD, kepolisian, TNI, relawan, hingga masyarakat sekitar.

Di sisi lain, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin sekitar 10 knot dan tinggi gelombang mencapai dua meter.

Selain faktor cuaca, padatnya aktivitas wisatawan di kawasan pantai juga menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.

Ia mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi rambu keselamatan, terutama saat beraktivitas di kawasan pantai dengan potensi gelombang tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....