Naik Becak, DPRD Bondowoso Dorong Ekonomi Rakyat

  • 29 Mar 2026 16:40 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Anggota DPRD Bondowoso, H. Tohari, memilih menggunakan becak saat beraktivitas ke sejumlah lokasi dinas sebagai upaya menggerakkan ekonomi masyarakat kecil di tengah situasi global yang tidak menentu.

Langkah ini dilakukan dengan berpindah-pindah becak di beberapa titik perjalanan guna memberi penghasilan langsung kepada para tukang becak.

Tohari memulai perjalanan dari rumahnya di Kecamatan Maesan menggunakan mobil pribadi, lalu menitipkan kendaraan di wilayah Kembang. Selanjutnya, ia melanjutkan perjalanan dengan becak menuju Wisma Ketua DPRD, Kantor DPC PKB, hingga Kantor DPRD di Tenggarang.

“Aksi ini bukan sekadar simbol, tapi juga untuk membantu ekonomi kecil. Setiap berpindah lokasi, saya gunakan becak yang berbeda agar lebih banyak tukang becak yang merasakan manfaatnya,” kata Tohari, Minggu (29/3/2026).

Ketua Komisi II DPRD Bondowoso itu menyebut, tarif becak yang dibayarkan bervariasi, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp20 ribu, tergantung jarak tempuh. Dengan cara tersebut, ia berharap ada perputaran ekonomi langsung di sektor transportasi tradisional.

Menurutnya, keberadaan becak sebagai moda transportasi tradisional perlu terus didukung agar tetap bertahan di tengah persaingan dengan kendaraan bermotor. Selain ramah lingkungan, becak juga menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat kecil.

“Kalau kita mau, kebijakan kecil seperti ini bisa berdampak langsung. Tukang becak bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus menunggu lama,” ujarnya.

Ia juga menilai, langkah tersebut dapat menjadi contoh sederhana bagi kalangan pejabat maupun masyarakat untuk lebih memperhatikan sektor informal yang terdampak kondisi ekonomi global.

“Situasi dunia memang berpengaruh, tapi di tingkat lokal kita tetap bisa melakukan hal konkret untuk saling menguatkan ekonomi,” tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....