Satu Pengunjung Pantai Paseban Meninggal Terseret Ombak

  • 28 Mar 2026 19:57 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember- Abaikan larangan agar tidak berenang di tepian pantai, seorang pengunjung pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Jember, dilaporkan terseret ombak hingga ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu, 28 Maret 2026.

Korban meninggal diketahui atas nama Giman (54), warga Desa Kraton, Kecamatan Kencong, Jember.

Jasad korban ditemukan Tim SAR gabungan sekitar pukul 11.15 wib atau 1 jam setelah korban dilaporkan hilang terseret ombak di kawasan pantai tersebut.

"Sekitar pukul 10.00 WIB. korban bernama Giman yang sedang berkunjung ke pantai Paseban, terseret ombak saat sedang mandi di laut, sebelumnya sudah ada larangan dari petugas untuk Pengunjung jangan mandi di laut terlalu ke tengah,"ujar Kepala BPBD Jember melalui keterangan tertulis yang dihimpun RRI.

Edy menjelaskan setelah mengetahui laporan terjadinya kecelakaan laut itu, Tim Gabungan langsung melakukan upaya pencarian dengan menyisir sekitar lokasi dengan mengunakan perahu.

"Setelah sekitar 1 jam melakukan pencarian, upaya tim SAR membuahkan hasil dan berhasil menemukan tubuh korban dalam kondisi sudah meninggal dunia," jelasnya.

Tim SAR selanjutnya membawa jenazah korban ke tepi pantai dan merujuk ke puskesmas terdekat. Selanjutnya jenazah korban langsung dievakuasi menuju kerumah duka.

Dari pemantauan petugas Pusdalops BPBD Jember ketinggian laut di pantai jember selatan hari ini mencapai ± 2.5 m.

Oleh sebab itu, BPBD menghimbau warga untuk lebih berhati-hati dan waspada saat berlibur di pantai terutama pada momen libur Idul Fitri 1447 Hijriah ini.

"Petugas secara intensif melakukan pemantauan dan himbauan kepada pengunjung pantai agar tidak mandi di tepi pantai karena sangat berbahaya," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....