Polres Situbondo Imbau Masyarakat Tak Bermain Layangan di Tempat Umum

  • 28 Mar 2026 19:20 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Polres Situbondo, mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layangan di tempat umum atau tempat yang menjadi aktivitas masyarakat, karena berisiko mencelakai orang lain.

Kasat Samapta Polres Situbondo, Iptu Rachman Fadli mengatakan, imbauan tersebut seiring dengan pengaduan masyarakat yang menjadi korban benang layangan yang melintang ke badan jalan.

"Kami mendapat pengaduan masyarakat terkait benang layangan yang mengenai wajah salah seorang pengendara motor saat melintas di Jalan WR Supratman," ujar Rachman Fadli, Sabtu (28/3/2026).

Pihak kepolisian terus mengimbau anak-anak dan remaja yang hobi bermain layang-layang agar mencari lokasi yang lapang dan aman, karena benang layangan yang melintang ke jalan berpotensi membahayakan orang lain.

"Benang yang melintang itu dapat melukai leher atau wajah pengendara yang melintas. Termasuk juga anak-anak yang berlarian mengejar layangan putus dikeluhkan warga," bebernya.

Aktivitas bermain layangan di pinggir jalan itu berlangsung setiap sore hari di Jalan WR Supratman. Sejumlah orang bermain layangan hingga memakan badan jalan, tanpa menghiraukan risiko yang ditimbulkan.

"Warga setempat merasa sangat resah karena setiap sore banyak yang bermain layangan hingga memakan badan jalan," tegasnya.

Dalam pengaduan masyarakat itu, tak hanya benang layangan yang dipersoalkan tetapi juga tanaman pertanian yang ikut rusak saat anak-anak mengejar layangan putus.

"Banyak tanaman jagung milik petani yang patah dan rusak akibat terinjak-injak pemain layangan, saat bermain maupun saat mengejar layangan putusa," ujarnya.

Menurutnya, hobi bermain layangan sama sekali tidak dilarang, asalkan dilakukan di tanah lapang seperti alun-alun atau lapangan terbuka, yang tidak berisiko mencelakai orang lain.

"Kami tegaskan agar para penghobi layangan ini tidak lagi bermain layangan di jalanan umum atau dekat lahan pertanian," ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....