KSOP Panarukan kembali Lakukan Pencarian Orang Hilang

  • 27 Mar 2026 10:27 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo : Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, kembali melakukan pencarian hari kedua, penumpang jatuh ke laut dengan menggunakan KN Grantin P211, Jumat (27/3/2026).

Kepala KSOP Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto mengatakan, pihaknya kembali melakukan Operasi Sar Man Over Board (MOB) atau orang yang jatuh dari Kapal KMP Dharma Kartika pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 08:45 Wib.

"Kami melanjutkan operasi pencarian penumpang yang jatuh saat menaiki kapal feri rute Jangkar-Raas menggunakan KMP Dharma Kartika," ujar Herland Aprilyanto.

Kapal bergerak pukul 08:25 LT dengan melintang Tanjung Jangkar, dengan kru berjumlah 15 orang. Kondisi cuaca cerah berawan dengan kecepatan angin 11 knot dari arah timur laut dan tinggi gelombang 0,5 m.

"Kondisi cuaca sangat sangat mendukung dan memungkinkan dilakukan pencarian dengan efektif," ucapnya.

Kata Herland Aprilyanto, pencarian yang berlangsung hari ini difokuskan pada daerah sekitar koordinat korban saat jatuh dari kapal. Pencarian ini sinergi antara KSOP Kelas IV Panarukan, Basarnas, Polairud, dan Posal Jangkar.

"Semoga upaya maksimal ini dapat menemukan penumpang yang jatuh ke laut dengan segera," bebernya.

Korban jatuh dari kapal bernama Tohari, warga Desa Derpa, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura. Ia dilaporkan jatuh oleh Deny Kurniawan (26), warga Panji Permai, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

Tohari terjatuh saat kapal meninggalkan Dermaga 2 Pelabuhan Jangkar, sejauh 4 mil, menuju Pelabuhan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura. Belum diketahui secara pasti apakah korban terjatuh atau menjatuhkan diri dari KMP Dharma Kartika.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....