Pemkab Jember Siagakan Personel dan Fasilitas untuk Arus Balik

  • 26 Mar 2026 07:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Pemkab Jember terus memperkuat kesiapan terutama saat menghadapi arus balik Lebaran tahun ini, khususnya dalam pengamanan lalu lintas dan perbaikan fasilitas jalan.

Melalui Dinas Perhubungan, fokus utama tahun ini meliputi pembatasan kendaraan berat, pemetaan titik rawan kecelakaan, hingga perbaikan sarana prasarana jalan demi kenyamanan pemudik.

Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, mengungkapkan bahwa pembatasan operasional kendaraan angkutan barang masih tetap diberlakukan pada mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026.

“Khususnya Kendaraan sumbu tiga atau lebih, termasuk gandengan dan tempelan, dilarang melintas kecuali untuk angkutan bahan pokok, BBM, dan BBG,” kata Gatot, Kamis (26/3/2026).

Selain kendaraan logistik strategis, angkutan bahan bangunan, material, dan hasil tambang juga masuk dalam daftar kendaraan yang dilarang beroperasi selama periode tersebut.

Hal itu dilakukan untuk menekan angka kemacetan. Dishub Jember telah menyiapkan sekitar 40 personel internal yang akan disebar di berbagai titik strategis.

Pengamanan ini tidak dilakukan sendiri, melainkan bersinergi dengan instansi lain dalam posko gabungan, untuk memastikan kelancaran di lapangan.

"Ada pos-pos pemantauan yang disiagakan seperti di titik Sumberbaru dan Garahan. Selain personel Dishub, ada juga dukungan dari Dinas Kesehatan, BPBD, hingga Satpol PP," tambahnya.

Selain itu, menanggapi tingginya risiko kecelakaan di titik-titik rawan (black spot), Gatot menegaskan bahwa pihaknya tengah mengebut perbaikan fasilitas jalan.

Salah satu prioritas utamanya adalah Penerangan Jalan Umum (PJU) guna menjamin jarak pandang pengendara saat malam hari.

"Saat ini kami sedang dalam proses perbaikan massal, terutama menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui kanal Wadul Gus'e. Penerangan yang optimal adalah kunci keselamatan," tegas Gatot.

Terkait detail pemetaan jalur rawan kecelakaan dan titik black spot, Gatot menyebutkan koordinasi intensif terus dilakukan bersama Satlantas Polres Jember agar informasi yang diterima masyarakat lebih akurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....