Arus Mudik Meningkat, Polisi Batasi Operasional Angkutan Barang di Jember
- 19 Mar 2026 18:57 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Jember, mulai mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Terutama pada H-2 Lebaran, Kamis (19/3/2026).
Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata, mengatakan peningkatan volume kendaraan terutama terlihat dari arus masuk luar kota menuju Jember.
Sejumlah titik sempat mengalami kepadatan, seperti Simpang Tiga Kaliwates, kawasan kampus, dan Mangli. Namun, kondisi itu berangsur terurai setelah petugas melakukan rekayasa lalu lintas.
“Kami melakukan rekayasa lalu lintas, pengalihan arus serta pembatasan kendaraan besar, sebagaimana Surat Keputusan Bersama (SKB) Kementerian Perhubungan,” ujarnya.
| Baca juga: Polisi Kawal Kegiatan 1 Muharram di Lumajang |
Selain itu, pihak kepolisian juga telah mengimbau perusahaan dan komunitas angkutan barang untuk membatasi operasional kendaraan besar selama periode mudik.
Pembatasan ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang tertuang dalam SKB terkait pengaturan lalu lintas selama masa angkutan Lebaran 2026, yang berlaku 13-29 Maret 2026.
Kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih, kendaraan gandengan, serta angkutan material seperti hasil tambang, galian, dan bahan bangunan dilarang beroperasi sementara.
Meski demikian, sejumlah kendaraan tetap diperbolehkan melintas, seperti angkutan bahan bakar minyak, bahan pokok, pupuk, hewan ternak, serta bantuan bencana, dengan syarat tidak melebihi batas muatan dan dilengkapi dokumen resmi.
Di wilayah Jember sendiri, pembatasan diperkuat melalui penyekatan hingga 25 Maret. Petugas akan menghentikan kendaraan yang tidak sesuai aturan, terutama yang berpotensi mengganggu kelancaran arus mudik.
“Ketika ada roda enam yang melintas, kami akan memberikan imbauan. Apabila berpotensi membahayakan, kami akan melakukan penindakan, tilang manual,” kata dia.
Sementara itu, untuk jalur Gumitir, kondisi lalu lintas terpantau masih lancar dan kondusif. Sebelumnya sempat terjadi kepadatan akibat antrean penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, namun kini arus kendaraan telah kembali normal.
“Petugas juga disiagakan di sejumlah pos pengamanan, termasuk di wilayah Garahan, Silo, guna memastikan situasi tetap terkendali,” kata dia.
Menjelang Lebaran, beberapa titik diprediksi menjadi pusat keramaian. Di antaranya kawasan Alun-Alun Jember serta area kampus di sekitar Bundaran DPR dan Jalan Jawa.
Untuk mendukung kenyamanan masyarakat, pos terpadu juga telah disiapkan di kawasan Alun-Alun Jember. Pos ini menyediakan berbagai layanan, mulai dari layanan kepolisian.
Kemudian pengaduan masyarakat, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga fasilitas umum seperti ruang laktasi, ruang bermain anak, pojok baca, dan akses wifi gratis.
Selain itu, tersedia pula layanan bantuan darurat dan bengkel bagi pengendara yang mengalami kendala di perjalanan.
“Masyarakat juga dapat mengakses layanan kepolisian melalui call center 110 selama masa mudik Lebaran,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, kepolisian berharap arus mudik di wilayah Jember dapat berjalan lancar, aman, dan tertib.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....