Bupati Jember Tekankan Efisiensi dan Percepatan Layanan

  • 18 Mar 2026 21:24 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, melanjutkan rangkaian Safari Ramadan di Ledokombo, Selasa (17/3/2026), dengan menekankan pentingnya efisiensi serta percepatan layanan publik.

Kunjungan diawali dengan pertemuan bersama RT/RW dan kader posyandu di Balai Desa Suren. Kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi bersama tokoh agama di Balai Desa Sukogidri dalam kegiatan Solawat Kampoeng.

Dalam kesempatan itu, Fawait menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menyoroti persoalan infrastruktur, khususnya jalan rusak. Menurutnya, desa yang tidak mampu membiayai perbaikan jalan dapat mengusulkan perubahan status menjadi jalan kabupaten.

"Dengan begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa langsung melakukan pengaspalan tanpa terbentur kendala prosedur atau temuan BPK," kata Bupati Fawait.

Selain itu, Fawait kembali mendorong pemanfaatan kanal pengaduan masyarakat Wadul Gus’e sebagai sarana menyampaikan keluhan terkait pelayanan publik.

Ia menilai meningkatnya jumlah aduan justru menjadi indikator partisipasi masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintah.

Tak hanya itu, Pemkab Jember juga melakukan inovasi dengan membuka ruang komunikasi langsung melalui siaran media sosial bersama kepala OPD. Hal itu dilakukan agar aspirasi warga dapat dijawab secara cepat dan transparan.

“Kalau aduan di Wadul Gus’e makin banyak, saya justru senang. Itu artinya masyarakat peduli dan membantu saya mengawasi kualitas pelayanan publik di bawah,” kata dia.

Dalam rangka mendukung efisiensi anggaran, Fawait juga menerapkan penggunaan kendaraan dinas secara bersama-sama dalam kegiatan Safari Ramadan.

Langkah ini dilakukan untuk menghemat konsumsi bahan bakar sekaligus mendukung kebijakan efisiensi nasional.

"Biasanya Kepala OPD berangkat sendiri-sendiri dengan mobil dinas masing-masing. Hari ini kita kumpul satu mobil untuk efisiensi BBM,” kata dia.

“Meskipun kuota BBM kita aman, beban subsidi pemerintah pusat sangat tinggi jika harga minyak fluktuatif. Sebagai warga negara yang baik, kita harus ikut memikirkan NKRI," tambahnya.

Di akhir kegiatan, Fawait memimpin doa bersama dengan harapan momentum Ramadan dapat mendorong aparatur sipil negara untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....