Ratusan Rumah Terdampak Banjir Dapat Bantuan Uang Tunai

  • 16 Mar 2026 22:11 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Ratusan rumah warga yang rusak akibat diterjang banjir bandang pada Sabtu (7/3/2026) mendapatkan bantuan uang tunai dari pemerintah daerah setempat.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengaku ada 277 warga yang menerima bantuan uang tunai karena rumahnya rusak akibat banjir bandang mulai dari rusak ringan, sedang dan berat.

"Kalau yang rusak berat dapat bantuan Rp20 juta, rumah yang rusak sedang Rp10 juta dan rumah yang rusak ringan mulai dari Rp1 juta sampai Rp5 juta," ujar Bupati Rio saat membagikan bantuan uang tunai di Kantor Kecamatan Besuki, Senin (16/3/2026).

Kata Bupati Rio, ada ribuan rumah warga yang terdampak banjir bandang yang terjadi dalam dua gelombang yakni pada tanggal 21 Januari 2026 dan 7 Maret 2026. Dalam kurun waktu 1,5 bulan, banjir bandang kembali terjadi di lokasi yang sama.

"Yang pertama belum selesai mengatasinya, ini disusul banjir bandang gelombang kedua," ucap Bupati Rio.

Bupati menjelaskan, butuh anggaran sekitar Rp165 miliar untuk mengatasi dampak banjir bandang dua gelombang. Sebab banyak infrastruktur yang rusak, dan ratusan hektare lahan persawahan gagal panen.

"Jila dikalkulasi, kebutuhan kami untuk mengatasi dampak banjir bandang mencapai Rp165 miliar, sementara finansial yang kita miliki sangat terbatas," bebernya.

Bupati mengaku telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemprov Jatim dan pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan anggaran guna pemulihan pascabanjir bandang.

"Kita minta bantuan ke Pemprov Jatim dan pemerintah pusat. Karena banyak sekali yang harus kita atasi. Yang banyak bidang pertanian, infrastruktur jalan, ada 12 jembatan ambruk, sehingga ditotal, kita butuh dana Rp165 miliar," ungkapnya.

Bupati meminta kepada warga yang mendapatkan bantuan untuk menggunakan uang bantuan itu sebaik mungkin, karena Bupati Rio akan melakukan kroscek ke rumah-rumah terdampak yang mendapat bantuan.

"Bantuan ini pelipur lara lah ya. Total ada Rp1,107 miliar. Harus dimanfaatkan sebaik mungkin ya, nanti kita cek kebenaran realisasinya," ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....