Pemkab Jember Siap Tindak Tegas Penyelewengan BBM Bersubsidi

  • 15 Mar 2026 21:38 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan pemerintah daerah akan menindak tegas dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayahnya. Hal tersebut disampaikan menyusul temuan praktik penyalahgunaan BBM subsidi di wilayahnya, yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil.

Fawait mengatakan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam terhadap praktik yang merugikan masyarakat tersebut. Ia pun telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah terkait untuk memperketat pengawasan di lapangan.

"Kami akan lebih memperketat lagi proses pengeluaran rekomendasi (rekom) untuk BBM subsidi. Pengawasan akan diperkuat mulai hulu hingga ke tangan penerima manfaat," ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Fawait berharap, tindakan tegas dan sistem pengawasan yang baru ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku penyelewengan.

“Mudah-mudahan ini menjadi peringatan keras bagi oknum-oknum yang memiliki niat tidak baik untuk mempermainkan subsidi rakyat," tambahnya.

Selain fokus pada penindakan mafia subsidi, Fawait juga mendorong budaya efisiensi di internal Pemerintah Kabupaten Jember.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam mengelola anggaran subsidi secara nasional.

Salah satu aksi nyata yang mulai diterapkan yaitu penggunaan kendaraan secara kolektif untuk kegiatan dinas, guna mengurangi beban operasional dan konsumsi BBM.

"Kami hari ini juga melakukan efisiensi. Contohnya, saat menghadiri acara, kita upayakan datang bersama-sama (satu kendaraan), tidak lagi sendiri dengan mobil dinas masing-masing,” kata dia.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami menjaga agar anggaran subsidi di level nasional tidak membengkak," tambahnya.

Ia mengatakan masalah penyelewengan BBM subsidi ini kini menjadi atensi Pemkab, demi memastikan kesejahteraan petani dan nelayan tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....