Warga Pujer Swadaya Tambal Sulam Jalan Berlubang

  • 11 Mar 2026 10:50 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Warga Kecamatan Pujer melakukan aksi tambal sulam jalan berlubang di jalur utama menuju Pasar Pujer, Kabupaten Bondowoso. Perbaikan sepanjang sekitar 3 kilometer itu dilakukan secara swadaya menggunakan dana pribadi seorang pengusaha lokal serta partisipasi masyarakat.

Kegiatan tersebut digagas oleh pemilik showroom mobil di Pujer, Agus Suhartono, bersama warga yang tergabung dalam Komunitas Majelis Sholawat Jibril dan Komunitas Aksi Cepat Tanggap (Sigap) Pujer. Perbaikan dilakukan dengan menutup lubang jalan menggunakan aspal Cold Mix agar lebih aman dilalui pengendara.

Prik, warga Pujer yang juga bekerja di usaha milik Agus, mengatakan jalan berlubang yang diperbaiki memiliki kedalaman dan lebar yang bervariasi. Karena itu, pihaknya menyiapkan cukup banyak material aspal untuk menutup kerusakan jalan tersebut.

“Sudah hampir 3 kilometer jalan berlubang yang kita tambal sulam. Kedalamannya bervariasi, makanya kita menyediakan 100 sak aspal Cold Mix,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Sigap Pujer, Syaiful Bari, menjelaskan bahwa anggaran perbaikan jalan ini awalnya berasal dari dana pribadi Agus Suhartono. Selain itu, masyarakat juga ikut berpartisipasi melalui penggalangan dana swadaya.

“Tambahan dari swadaya masyarakat sampai hari ini terkumpul sekitar Rp1,5 juta,” ungkap Syaiful.

Ia menuturkan, dana swadaya tersebut sementara belum digunakan karena pengerjaan masih memanfaatkan stok aspal, koral, pasir, serta alat stamper yang disediakan dari dana pribadi Agus.

“Ini hanya perbaikan jalan berlubang atau tambal sulam, bukan perbaikan total,” tuturnya.

Syaiful menambahkan, proses pengerjaan dimulai pada hari ini oleh masyarakat yang berkolaborasi dengan pekerja showroom mobil. Karena targetnya menutup seluruh lubang di jalur utama Kecamatan Pujer, pengerjaan diperkirakan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Menurutnya, aksi ini berangkat dari keresahan warga terhadap kondisi jalan yang rusak. Selain membahayakan pengendara, sejumlah warga dilaporkan pernah terjatuh hingga mengalami luka-luka akibat lubang di jalan tersebut.

Pihaknya pun berinisiatif membantu pemerintah dalam menangani persoalan infrastruktur yang dinilai belum seluruhnya tertangani melalui anggaran daerah.

“Momennya juga menjelang Lebaran. Mobilitas masyarakat untuk silaturahmi pasti meningkat, jadi kami berinisiatif memperbaiki jalan ini agar lebih aman dilalui,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....