Bupati Naikkan Status Tanggap Darurat Pascabanjir Bandang

  • 08 Mar 2026 19:25 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo menaikkan status tanggap darurat pascabanjir bandang yang terjadi pada Sabtu, (7/3/2026) malam.

"Saya kira ini levelnya sudah harus kita naikkan ya, ke tanggap darurat karena sudah membahayakan," ujar Bupati Rio saat meninjau rumah terdampak banjir di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Minggu (8/3/2026).

Banjir bandang yang terjadi Sabtu kemarin menyebabkan ribuan rumah warga terdampak. Banjir ini lebih besar dan parah dibandingkan dengan banjir bandang yang terjadi pada 21 Januari 2026.

"Lebih besar daripada yang tanggal 21 Januari kemarin ya. Arusnya lebih deras. Banyak pohon tumbang, rumah rusak dan terendam air, bahkan dua orang hilang diduga terseret arus," bebernya.

Kata Bupati Rio, dampak banjir bandang sebelumnya masih berproses diperbaiki, namun banjir yang lebih dahsyat kembali terjadi. Hujan deras dan angin kencang menyebabkan banjir bandang, pohon tumbang dan rumah rusak.

"Rekonstruksinya aja belum selesai ya, belum dimulai bahkan ini sudah banjir lagi. Karena memang hujannya deras, angin puting beliung juga. Dan ini terjadi berhari-hari," bebernya.

Sementara dua orang yang hilang yakni warga Desa Patemon dan Desa Sumberanyar Kecamatan Jatibanteng. Keduanya diduga hilang terseret arus banjir. Karena banyak yang menyaksikan bahwa keduanya beraktivitas di sekitar sungai.

"Ada yang mencari rumput di sekitar sungai dan ada yang panen jagung dengan meintasi sungai. Kita akan terus melakukan pencarian," bebernya.

Informasi dihimpun RRI, banjir bandang luapan sungai kembali terjadi di Situbondo. Ada ribuan warga terdampak yang tersebar di enam kecamatan yakni Banyuglugur, Besuki, Jatibanteng, Mlandingan, Bungatan, dan Kendit

Kecamayan Banyuglugur ada dua desa terdampak yakni Desa Kalianget dan Banyuglugur. Kecamatan Besuki ada lima desa terdampak yakni Desa Kalianget, Besuki, Kalimas, Bloro dan Pesisir.

Kecamatan Jatibanteng ada dua desa terdampak, yakni Jatibanteng dan Wringin anom. Kecamatan Mlandingan ada dua desa terdampak yakni Selomukti dan Sumberpinang. Kecamatan Bungatan ada satu desa terdampak yakni Desa Bungatan dan di Kecamatan Kendit ada dua desa terdampak yakni Klatakan dan Kendit.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....