Dua Orang Hilang Diduga Terseret Arus Banjir

  • 08 Mar 2026 17:19 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Banjir bandang yang kembali terjadi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengakibatkan dua orang hilang diduga terseret arus sungai pada Sabtu (7/3/2026) sore.

Kapolsek Besuki, Iptu Agus Nurahmadi mengatakan, dua orang dinyatakan hilang oleh keluarganya yakni Tohari alias Pak Has (40) dan Jaelani. Keduanya merupakan warga di Kecamatan Jatibanteng.

"Pak Has ini warga Desa Patemon dan Jaelani warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng. Keduanya dinyatakan hilang diduga terbawa arus banjir," ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Agus mengemukakan, Tohari alias Pak Has dikabarkan sedang mencari rumput di sekitar sungai yang meluap dan menyebabkan banjir bandang. Hingga saat ini, Pak Has tak kunjung pulang dan dikhawatirkan terhanyut banjir.

"Keluarganya dan warga di sana sudah mencari sejak kemarin petang, namun sampai hari ini belum juga ditemukan," ujarnya.

Selain Pak Has, Jaelani juga dikabarkan hilang usai panen jagung di kawasan sungai. Diduga, Jaelani terbawa arus sungai saat melintas di Dam Goa, arah pulang ke rumahnya.

"Pak Jaelani ini juga hilang. Dia warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng. Diduga, saat melintas sungai Dam Goa, ia terbawa arus," bebernya.

Informasi dihimpun RRI, banjir bandang luapan sungai kembali terjadi di Situbondo. Ada ribuan warga terdampak yang tersebar di enam kecamatan yakni Banyuglugur ada dua desa terdampak, Desa Kalianget dan Banyuglugur.

Di Kecamatan Besuki ada lima desa yakni Desa Kalianget, Besuki, Kalimas, Bloro dan Pesisir. Di Kecamatan Jatibanteng ada dua desa terdampak yakni Jatibanteng dan Wringin anom. Kecamatan Mlandingan ada dua desa terdampak yakni Selomukti dan Sumberpinang.

Di Kecamatan Bungatan ada satu desa terdampak yakni Desa Bungatan dan dan di Kecamatan Kendit ada dua desa, yakni Klatakan dan Kendit.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....