Banjir Bandang Kedua Menyisakan Trauma Warga Terdampak

  • 08 Mar 2026 15:33 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo : Banjir bandang yang kembali melanda Kabupaten Situbondo, Jawa Timu , dan berdampak di enam kecamatan menimbulkan trauma bagi warga terdampak, salah satunya Hani (42) warga Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

Rumah Hani terendam air dengan ketinggian sekitar 1,5 meter, semua perabotan rumahnya terendam air luapan Sungai Lubawang. Lemari berisi baju semua anggota keluarganya ikut terendam, termasuk barang-barang elektronik.

"Banjir bandang kali ini lebih besar dibandingkan dengan yang terjadi pada 21 Januari 2026 lalu. Ketinggian air lebih dari satu meter. Semua perabotan rumah saya rusak," ujar Hani yang sedang membersihkan rumahnya, Minggu (8/3/2026).

Banjir memasuki kawasan perumahan padat penduduk di Desa Kalianget, tepat saat waktu buka puasa tiba. Orang-orang panik keluar rumah mencari tempat yang lebih aman, tanpa menghiraukan barang lainnya.

"Saya dan semua keluarga pas berbuka puasa. Masih satu kali suapan, tiba-tiba air luapan sungai masuk ke rumah dan terus bertambah tinggi, hingga setinggi dada," bebernya.

Hani panik dan langsung menggendong cucunya keluar rumah, mencari tempat aman. Maklumlah, rumah Hani berada dekat dengan Sungai Lubawang. Sehingga ketika air sungai meluap, rumahnya menjadi sasaran utama.

"Hanya berjarak sekitar 50 meter dari sungai. Jadi kalau meluap, rumah saya pasti terdampak," ungkapnya.

Hani berharap, pemerintah segera melakukan normalisasi Sungai Lubawang agar bisa berfungsi dengan baik, sehingga saat hujan tiba air sungai tidak akan meluap ke rumah-rumah warga.

"Sungainya itu sudah dangkal banget, memang harus segera dinormalisasi agar bisa berfungsi dengan baik," ucapnya.

Informasi dihimpun RRI, banjir bandang luapan sungai tersebar di enam kecamatan yakni Kecamatan Banyuglugur ada dua desa terdampak, Desa Kalianget dan Banyuglugur. Di Kecamatan Besuki ada lima desa yakni Desa Kalianget, Besuki, Kalimas, Bloro dan Pesisir.

Di Kecamatan Jatibanteng ada dua desa terdampak yakni Jatibanteng dan Wringin anom. Kecamatan Mlandingan ada dua desa yakni Selomukti dan Sumberpinang dan satu desa di Kecamatan Bungatan yakni Desa Bungatan, dan di Kecamatan Kendit ada dua desa, yakni Klatakan dan Kendit.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....