Rumah Pasutri Lansia Ambruik Tertimpa Pohon Randu
- 05 Mar 2026 14:37 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Rumah semi permanen milik pasangan suami isteri lanjut usia, Marjito dan Sufandiah ambruk tertimpa pohon randu saat hujan disertai angin kencang pada Rabu (4/3/2026) malam.
"Tadi malam sekitar pukul 20:30 Wib tiba-tiba suara keras terdengar dari samping rumah, ternyata pohon randu roboh, menimpa rumah saya," ujar Sufandiah.
Rumah yang tergolong tak layak huni itu nyaris rata dengan tanah. Hanya ruang depan saja yang bertahan, mungkin sekitar lebar 3 meter panjang 2 meter. Itulah yang ditempati sementara oleh keduanya.
"Saya tinggal di ruang tamu, alhamdulillah masih bisa ditempati meskipun sempit, karena saya tidak punya tempat tinggal lagi," bebernya.
Sufandiah menceritakan saat rumahnya tertimpa pohon randu berukuran diameter sekitar 100 sentimeter. Malam itu usah tarawih, ia dan suaminya berniat makan malam karena saat berbuka, ia hanya minum dan menikmati makanan ringan.
"Saya dan suami maunya makan nasi setelah dari tarawih. Tapi sebelum saya ke dapur, tiba-tiba pohon randu roboh san menimpa rumah saya," bebernya.
Ia mengaku pasrah karena tidak punya uang sepeserpun untuk memperbaiki rumahnya. Jangankan memperbaiki rumah, untuk makan sehari-hari seringkali kekurangan.
"Dapat dari mana uang. Saya hanya buruh tani yang bekerja kalau ada orang butuh seperti menyiangi rumput, memanen padi atau lainnya. Makan nasi juga jarang, karena beras mahal," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Situboondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat berada di rumah korban mengaku akan segera membangun kembali rumah pasangan suami isteri yang sudah lanjut usia itu.
"Secepatnya dibangun. Kita berikan uang tunai agar mereka membangun kembali rumahnya yang sudah rusak total itu, kasihan, karena masuk kategori miskin," bebernya.
Bupati datang ke rumah korban bersama dengan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Situbondo, Timbul Surjanto, Kepala Satpol PP Pemkab Situbondo, Sruwi Hartanto, dan Camat Panarukan.
"Segera urusi ya pak, kalau bisa sehari dua hari ini langsung dicairkan, kasihan mereka tidak punya tempat berlindung selain rumahnya," ujar Bupati Rio.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....