Berbaju Serba Hitam, Mahasiswa Bondowoso Geruduk Kantor Pemda

  • 05 Mar 2026 13:59 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Puluhan mahasiswa di Kabupaten Bondowoso menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemerintah Daerah (Pemda) Bondowoso pada Kamis (5/3/2026). Dalam aksi tersebut, sekitar 30 mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah.

Mahasiswa yang mengenakan atribut serba hitam itu membentangkan berbagai poster berisi tuntutan. Di antaranya meminta pemerintah daerah menurunkan belanja pegawai secara bertahap, menambah anggaran pembangunan seperti perbaikan jalan, irigasi, dan penguatan ekonomi rakyat, serta mendorong transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Selain itu, mereka juga menuntut penyelesaian konflik di Kecamatan Ijen serta meminta pemerintah menyediakan akses pengaduan masyarakat yang lebih responsif.

Aksi berlangsung kondusif dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian, TNI, serta unsur terkait lainnya. Para mahasiswa juga diterima langsung oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mengatakan, aspirasi yang disampaikan mahasiswa pada dasarnya sejalan dengan perhatian pemerintah daerah serta harapan masyarakat.

“Sebetulnya ini bukan semata tuntutan mahasiswa saja, tapi juga menjadi konsen pemerintah dan keinginan masyarakat. Dalam cara pandang ini kita bertemu,” ujar Hamid.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki komitmen untuk terus mendorong pembangunan, terutama di sektor infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Kalau pemerintah daerah punya uang, ngapain kita tahan-tahan. Masyarakat memang berharap persoalan infrastruktur, terutama jalan yang rusak, bisa segera ditangani,” ungkap Hamid.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama DPRD juga telah melakukan berbagai langkah untuk memperkuat pembangunan infrastruktur. Salah satunya melalui pokok-pokok pikiran DPRD yang banyak diarahkan untuk mendukung pembangunan jalan.

“Jadi sebenarnya dalam dasar cara pandang kita sudah bertemu. Tidak ada masalah, tinggal kita kawal bersama,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....