Jelang Mudik, Daop 9 Pastikan Seluruh Armada Laik Operasi
- 04 Mar 2026 23:30 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Menyambut masa angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember memastikan seluruh sarana perkeretaapian dalam kondisi siap operasi. Sebanyak 11 lokomotif dan 109 kereta disiagakan untuk melayani lonjakan penumpang selama periode mudik dan balik Lebaran. Ini mencakup wilayah operasional Jember hingga Ketapang.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan seluruh armada telah menjalani pemeriksaan dan perawatan sesuai standar keselamatan yang berlaku.
“Kami memastikan seluruh lokomotif dan kereta dalam kondisi prima dan laik jalan sebagai bentuk komitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Daop 9 juga menyiapkan satu lokomotif cadangan di Depo Lokomotif Jember. Sementara di Depo Kereta Ketapang disiagakan satu kereta kelas eksekutif (K1) dan satu kereta pembangkit untuk mendukung operasional bila terjadi kebutuhan tambahan.
Dalam menjaga keandalan sarana, Daop 9 menerapkan dua pola perawatan, yakni perawatan terjadwal (preventive maintenance) dan perbaikan tidak terjadwal (corrective maintenance). Perawatan berkala meliputi pemeriksaan bulanan hingga tahunan di depo lokomotif, sedangkan perawatan skala besar dilakukan di Balai Yasa.
“Jika ditemukan potensi gangguan, perbaikan langsung dilakukan agar tidak mengganggu operasional,” tambahnya.
Pemeriksaan mencakup sistem angin, diesel, elektrik, dan mekanik guna memastikan seluruh komponen bekerja optimal. Selain memperpanjang usia teknis sarana, perawatan konsisten juga mendukung efisiensi dan performa mesin.
Seluruh armada juga telah melalui uji kelaikan teknis (ramp check) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya.
“Hasilnya, seluruh lokomotif dan kereta dinyatakan memenuhi standar teknis dan siap beroperasi selama angkutan Lebaran,” kata dia.
Manajemen Daop 9 turut menginstruksikan jajaran teknis untuk meningkatkan pengawasan, termasuk memastikan seluruh alat keselamatan dalam kondisi siap pakai, menjaga performa item vital (No Go Item), serta memonitor penggantian rem blok dan ketersediaan suku cadang.
Pelaporan temuan di lapangan juga dilakukan secara berkala dan transparan agar dapat dimonitor langsung oleh BTP Kelas I Surabaya.
Dengan kesiapan sarana yang matang, Daop 9 Jember optimistis dapat mengawal mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026 dengan aman dan lancar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....